Tanggung Jawab PIDANA INDIVIDUAL IMTFE tidak selalu merinci alasannya dalam menetapkan kesalahan atas suatu dakwaan, dan juga tidak membedakan dua teori tanggung jawab tersebut secara konsisten. Bagaimanapun, Putusan IMTFE telah menggunakan kedua patokan tanggung jawab tersebut : Dakwaan 54 untuk tanggung jawab individual, yang serupa dengan Pasal 3(1) Piagam Pengadilan ini, dan Dakwaan 55 untuk tanggung jawab atasan yang serupa dengan Pasal 3(2) Pengadilan ini. Teori tentang tanggung jawab pidana dalam berbagai pengadilan pasca-Perang Dunia II juga diperkuat dengan konvensi, protokol, dan draf undang-undang berikutnya. Belakangan ini ICTR dan ICTY menerapkan prinsip tersebut di dalam statutanya. Yurisprudensi dan formulasi kontemporer akan dijadikan acuan sejauh konsisten dengan hukum yang berlaku pada masa Pengadilan Nuremberg dan Tokyo. 1. Standar Umum Meski sudah muncul sejak tahun 500 SM penjabaran dan ciri-ciri tanggung jawab atasan baru berangsur-angsur jelas kemudian 487. Pengadilan Nuremberg dan IMTFE memberikan ketetapan cakupan tanggung jawab yang dimiliki atasan terhadap bawahannya, serta kapan dan sejauh mana seorang atasan dapat dikenai tanggung jawab pidana atas kejahatan yang dilakukan oleh mereka yang berada di bawah kendali atau kewenangannya 488. Putusan untuk Yamashitan mempertimbangkan kewenangannya atas tanggung jawab komando. Para hakim pengadilan ini mencatat bahwa Tribunal/Pengadilan tersebut tidak menerapkan standar secara konsistensi 489. Setelah menelaah hukum perang sebelum Perang Dunia II, juga kasus hukum dari Pengadilan Nuremberg dan Tokyo, kami menyimpulkan bahwa untuk menetapkan seorang komandan atau atasan lainnya bertanggung jawab secara pidana atas kejahatan anak buahnya harus mencakup : Hubungan atasan-bawahan terjalin sedemikian rupa sehingga atasan berkewajiban untuk melaksanakan kewenangan atau kontrol terhadap bawahannya, baik secara fomal maupun informal. Atasan mengetahui atau seharusnya mengetahui bahwa kejahatan sedang, akan, atau telah dilakukan oleh bawahannya; dan 271

Select target paragraph3

Connect to a paragraph
Connect to an entity
Disable highlights
Add to table of contents