Hukum
YANG BERLAKU
Bukti-bukti telah secara meyakinkan menunjukkan bahwa pembentukan
sistem “comfort stations” selain untuk menekan jumlah insiden perkosaan
perempuan lokal, juga untuk mencegah munculnya antagonisme
masyarakat yang akan menyulitkan penguasaan dan pendudukan.
Tujuan lainnya adalah menghindari amarah dunia internasional yang
dikhawatirkan akan meningkatkan penolakan terhadap agresi Jepang.
Ditemukan pula kepentingan Jepang untuk mengarahkan nafsu atau
agresi seksual tentara Jepang agar tidak terkena penyakit kelamin, atau
menjaga kemungkinan membocorkan rahasia militer kepada “pekerja
seks komersil” yang bekerja di wilayah terkait. Secara umum, diharapkan
bahwa dengan tersedianya perempuan bagi kebutuhan seksual tentara
Jepang akan meningkatkan semangat tempur mereka. Semua tujuan itu
tidak dapat dipisahkan dari seluruh upaya perang Jepang. Pemerintah
dan militer Jepang menganggap perbudakan seksual “comfort women”
sebagai sangat krusial bagi kesuksesan perang Jepang. Para “Comfort
women” maupun gadis belia itu diperlakukan sebagai perlengkapan,
“hasil jarahan” perang dan dianggap komponen yang harus ada untuk
menjalankan roda mesin perang. Jadi semuanya dilakukan dalam kaitan
dengan perang agresif Jepang yang melanggar hukum. Ketentuan
ketiga telah dapat dipenuhi.
Para Hakim menemukan bahwa kejahatan terhadap kemanusiaan
sebagaimana rumusan Piagam telah dilakukan militer Jepang selama
masa Perang Dunia II.
3. Perkosaan sebagai Kejahatan terhadap Kemanusiaan
(a) Pendahuluan
Setelah menetapkan bahwa kejahatan terhadap kemanusian ada di
dalam hukum internasional pada waktu seperti yang dimaksud dalam
Dakwaan Umum dan bahwa kejahatan yang dituntut telah memenuhi
syarat penerapan,soal berikutnya adalah apakah tepat menuntut
perkosaan sebagai kejahatan terhadap kemanusiaan pada waktu
tindakan-tindakan itu dilakukan sebagaimana yang dimaksud dalam
Dakwaan Umum.
Secara historis kejahatan kekerasan seksual dan berbasis gender selalu
disepelekan sepanjang sejarah dan digolongkan secara keliru di dalam
201
Select target paragraph3
Connect to a paragraph
Connect to an entity
Disable highlights
Add to table of contents