PENGADILAN RNASIONAL PERANG INTE UAN N TA KEJAHA REMP TERHADAP PE SEMBER 2001 DE 4 N SA TU KEPU Walaupun sejumlah saksi mampu menceritakan sejarah kekerasan s­ eksual yang dialaminya kepada suami, sejumlah saksi lainnya b ­ ersaksi mereka tidak melakukan hal tersebut. Maxima Regala de la Cruz ­mengatakan ia tidak memberitahukan suaminya sampai saat ia ­memutuskan untuk berbicara kepada publik pada 1990-an. B ­ eberapa penyintas ­Mapanique, Juanita Maniego Briones, Fermina Bulaon de la Pena, ­ Florencia ­Macapagal de la Pena, Caridad L­ansangan Turla, dan Belen Alonso ­Sagum juga ­bersaksi bahwa mereka tidak m ­ emberitahu suami mereka. Teofila Regala Punzalan bersaksi, ia takut ­suaminya ­meninggalkannya jika ia menceritakan kejahatan seksual yang d­ialaminya. Nona X tidak memberitahu suaminya bahwa ia k­ orban kekerasan seksual. Ia hanya menceritakan bahwa ia sudah tidak perawan. Lu Mang-Mei dan Lin Shen-Chung (Iyang-Apay) juga tidak m ­ enceritakan masa lalu mereka kepada suami mereka. Sebagaimana dibahas di atas, suami-suami ­perempuan tersebut mengasari dan meninggalkan ­mereka waktu tahu tentang masa lalu tersebut. Sebagian besar keluarga para mantan “comfort women” tidak ­dapat menerima kenyataan. Kedua belah pihak sama-sama menderita ­ ­karenanya. Jan Ruff-O’Herne bersaksi ia hanya satu kali m ­ embicarakan kepiluannya sebagai “comfort woman” dengan ibunya, dan karena ibunya tidak sanggup mendengar ceritanya, mereka tidak pernah ­ ­membicarakannya lagi. Kim Bok-Dong bersaksi, awalnya ia bercerita ­kepada ibunya bekerja sebagai perawa, ketika akhirnya ia m ­ enceritakan apa yang sebenarnya terjadi karena terus-menerus dipaksa ibunya ­untuk menikah, ibunya terkena serangan jantung. Florencia M ­ acapagal de la Pena bersaksi, setelah mengetahui dirinya diperkosa, ayahnya menjadi sangat marah dan kemudian menghilang karena tidak dapat mengendalikan dirinya. Ada juga perempuan yang tidak pernah memberi tahu keluarganya. Mardiyem bersaksi, keluarganya ataupun keluarga suaminya tidak tahu, meski ia telah memberitahu suaminya. Caridad Lansangan Turla ­bersaksi, ia tidak memberi tahu keluarganya sampai ia berbicara kepada publik; karena pada saat itu, mereka hanya mengutamakan keselamatan seluruh anggota keluarga. 6. Kemiskinan dan Kesulitan Sosial/Ekonomi Banyak penyintas perbudakan seksual bersaksi mereka hidup dalam 156

Select target paragraph3

Connect to a paragraph
Connect to an entity
Disable highlights
Add to table of contents