PENGADILAN RNASIONAL PERANG INTE UAN N TA KEJAHA REMP TERHADAP PE SEMBER 2001 DE 4 N SA TU KEPU perbudakan seksual yang kerap dihadapkan pada masalah perkawinan yang berakar pada pandangan bahwa mereka telah “ternoda”, dituduh pernah menjadi pekerja seks, tidakmampu memberikan keturunan maupun sulit menikmati hubungan seksual. Perempuan yang sedang terlibat dalam hubungan pribadi ­dengan ­lakilaki pada saat mereka direkrut, kebanyakan tidak mampu ­melanjutkan hubungannya ketika mereka kembali. Menurut Teng Kao Pao-Chu, ia memiliki kekasih saat ia diperintahkan pergi ke luar negeri sebagai “comfort woman”. Waktu itu kekasihnya berjanji akan ­menunggunya, namun saat ia kembali kekasihnya telah menikah. ­Karena tidak bisa menikahi laki-laki yang dicintainya, ia menghindari menikah selama bertahun-tahun dan akhirnya menikah demi alasan ekonomi. Sejumlah saksi menghindar dari hubungan pribadi karena takut ditolak. Banyak penyintas kekerasan seksual yang ditolak oleh pasangan atau calon pasangan mereka. Rosario Culala Buco bersaksi laki-laki ­menolak dirinya karena ia telah diperkosa tentara Jepang dan tidak ­perawan lagi. Lu Mang-Mei bersaksi baru menikah umur 38 tahun, ketika­­keluarganya mengatur perkawinan dengan seorang laki-laki yang tidak akan ­mencurigai masa lalunya, dan yang tetap harus disembunyikannya. Teng Kao Pao-Chu mengatakan banyak mantan “comfort women” yang tidak dapat menemukan suami. Sejumlah saksi menyatakan bahwa, pilihan suami untuk mereka terbatas karena masa lalu mereka. Ha Sang-Suk dan Teng Kao Pao-Chu menikahi duda yang sudah memiliki beberapa anak. Banyak saksi bertestimoni, meski akhirnya menikah, ­ perkawinan ­mereka berakhir pedih dengan perceraian. Lin Shen-Chung ­(IyangApay) ­ mengatakan, “Dalam sejarah empat perkawinan dan tiga ­perceraian yang saya alami,ternyata kesulitan suami menerima masa lalu saya ­merupakan alasan utama perceraian. ” Suami pertamanya ­menceraikannya ­ketika mengetahui masa lalunya, pada saat ia hamil tiga bulan. ­Suami ­keduanya meninggalkannya dan ­membawa ­ketiga anaknya saat ­ ­ laki-laki ­ tersebut mengetahui masa lalunya. Suami keempatnya telah m ­ ­ engetahui masa lalunya sebelum menikah, tapi baru pada kemudian hari ­mencari-cari kesalahan dan berusaha ­memerasnya untuk ­mendapatkan p­erceraian. Hanya suami ketiganya, yang ­meninggal pada 1971, yang m ­ emperlakukannya dengan baik. 152

Select target paragraph3

Connect to a paragraph
Connect to an entity
Disable highlights
Add to table of contents