PENGADILAN RNASIONAL PERANG INTE UAN N TA KEJAHA REMP TERHADAP PE SEMBER 2001 DE 4 N SA TU KEPU Yun Zhulin bersaksi bahwa suntikan-suntikan yang diberikan ­kepadanya sebagai “comfort woman” telah membuatnya tidak mampu ­menghasilkan keturunan. Teng Kao Pao-Chu mengatakan ia tidak dapat memiliki keturunan karena organ reproduksinya rusak. Kim Bok-Dong juga mengatakan ia tidak mampu menghasilkan keturunan. Mardiyem dan Jan Ruff-O’Herne, keduanya bersaksi bahwa mereka mengalami keguguran. Jan Ruff-O’Herne harus dioperasi beberapa kali agar dapat mempertahankan kehamilan sampai saatnya melahirkan. Penyakit menular seksual juga berdampak kepada anak mereka. S­ eorang penyintas berkesaksian bahwa anaknya menderita gangguan mental akibat penyakit sifilis yang tanpa sepengetahuannya tertular pada anak tersebut. Ketidakmampuan untuk menghasilkan keturunan telah mengganggu hubungan perkawinan maupun kehidupan berkeluarga mereka. Kim Bok-Dong bersaksi bahwa suaminya sering berselingkuh karena ia tidak mampu memberi anak. Pada akhirnya ia bercerai. Suhanah bersaksi, “Saya dan suami saya tidak bisa punya anak karena rahim saya d ­ iambil.” Banyak penyintas yang menikahi duda, kemudian membesarkan a­ nakanak tiri, dan ada pula yang mengadopsi anak bersama pasangan ­mereka atau sendirian. 3. Kerusakan/Kerugian Psikologis yang Berkelanjutan Penyintas kekerasan seksual mengalami dampak psikologis yang parah karena trauma dan kekerasan, dan khususnya bagi mantan ­ ­“comfort women”,dampak semakin diperburuk oleh isolasi sosial, stigma masyarakat, kesulitan ekonomi, masalah dalam perkawinan, dan tidak bersedianya Jepang untuk mengakui dan memperbaiki k­esalahannya. Faktor-faktor ini sebetulnya merupakan konsekuensi yang dapat ­diramalkan dari tindak kekerasan dan perbudakan seksual. Kesedihan yang mendalam juga telah memunculkan niat bunuh diri pada beberapa orang penyintas. Lin Shen-Chung (Iyang –Apay) ­mengatakan ia berkali-kali berniat bunuh diri, tapi ia tetap bertahan k­arena ­memikirkan lima anaknya yang harus ia besarkan. Teng Kao ­PaoChu bersaksi bahwa pada suatu periode kehidupannya sedang tidak 148

Select target paragraph3

Connect to a paragraph
Connect to an entity
Disable highlights
Add to table of contents