PENGADILAN RNASIONAL
PERANG INTE UAN
N
TA
KEJAHA
REMP
TERHADAP PE SEMBER 2001
DE
4
N
SA
TU
KEPU
laporannya (1996) maupun dinyatakan dalam Concluding Remarks dari
CEDAW Committee, Social and Economic Rights Committee dan Civil
and Political Rights Committee, ILO dan juga Universal Periodic Report
serta tuntutan dari berbagai Negara seperti USA, Belanda, Kanada, Uni
Eropa serta International Commission of jurist dan lain-lain. Perjuangan
untuk memastikan agar tuntutan-tuntutan itu dipenuhi masih terus
dijalankan. Kali terakhir , pada bulan April 2013, petisi diajukan oleh
The Korean Council for Women Drafted for Military Sexual Slavery by
Japan yang pada bulan April 2013 kepada Committee against Torture.
Dalam keputusan pengadilan rakyat ini, selain memuat perjalanan
sejarah bangsa-bangsa selama perang Asia Pasifik dan fakta-fakta dan
bukti-bukti pembangunan sistim perbudakan seksual itu di tiap-tiap
negara, juga memuat berbagai teori dan pertimbangan hukum yang
sarat dengan pelajaran dan pengetahuan yang patut dipelajari oleh
para mahasiswa hukum khususnya dan mahasiswa dan komunitas
sejarah pada umumnya. Baik para Penuntut Umum maupun para
Hakim dengan tajam berhasil merumuskan berbagai bentuk kejahatan
terhadap kemanusiaan itu dengan berbagai pertimbangan hukumnya
yang menurut saya akan sangat baik jika terjemahan keputusan ini
menjadi referensi atau buku bacaan wajib bagi komunitas hukum
serta menjadi lesson learn yang baik pula bagi para aktivis yang akan
melakukan advokasi dan pembelaan bagi korban kejahatan masa lalu
yang belum terselesaikan hingga kini. Saya berbahagia dan meyambut
baik, setiap usaha untuk melakukan penelitian, menuliskan sejarah
ataupun menulis skripsi atau thesis guna memperjelas peristiwa ini
nantinya.
Berkaitan dengan hal tersebut diatas sebenarnya sudah ada beberapa
skripsi dan thesis tentang masalah perbudakan seksual ini. Misalnya
saja skripsi yang ditulis oleh Dimar Kartika Listyanti (2008) dari Fakultas
Ilmu Budaya jurusan Studi Jepang Universitas Indonesia dengan judul
“Jugun Ianfu, pada masa pendudukan Jepang di Indonesia (1942-1945):
Sebuah Analisis Berperspektif Gender. Yang lebih baru adalah thesis
yang ditulis oleh Anna Mariana (2011), dari Program Studi Sejarah
Universitas Gadjah Mada dengan judul “Sejarah Perbudakan Seksual
pada masa Facisme Jepang dan neo Facisme Orde Baru di Indonesia
: Sebuah Perbandingan”. Sebuah perkembangan yang bagus karena
menunjukkan minat para mahasiswa terhadap masalah yang lama
terpendam dalam sejarah Indonesia. Penelitian-penelitian popular lain
xii