PENGADILAN RNASIONAL PERANG INTE UAN N TA KEJAHA REMP TERHADAP PE SEMBER 2001 DE 4 N SA TU KEPU Saya baru 12 tahun. Saya tidak paham apa maksudnya...... Saya k­ etakutan, tapi ia menindih saya ke lantai dan menyayat saya dengan pedangnya. Tubuh saya berdarah-darah, tapi ia malah menanggalkan celananya dan memperkosa saya. Ia memperkosa saya sampai saya mengalami pendarahan dan saya terisak-isak..... Masuknya seorang tentara lainnya, Kanemura, mencaci-maki karena saya Korea..... Ia menelanjangi saya dan menyayat dengan pedangnya, menyakiti bagian payudara saya. Kalau saja anda melihat badan saya,penuh bekas luka. Ia menyakiti seluruh badan saya. Kim Yong-Suk tetap menjadi “comfort woman” sampai perang berakhir. Moon Pil-Gi bersaksi di hadapan Pengadilan, ia baru berusia 15 tahun pada 1942 ketika dibawa pergi tetangganya ditemani seorang polisi. ­Dinaikkan ke truk yang membawanya pergi ke Manchuria. Di sana, Moon Pil-Gi ditempatkan di sebuah fasilitas “comfort” dan dipaksa memberikan pelayanan seksual kepada tentara Jepang. Ia menceritakan ­penyiksaan yang dialaminya: Mereka berusaha memperkosa saya. Mereka memaksa saya, memperlakukan saya seperti budak dan menendang saya [dan] ­ m­emukul saya jika saya tidak memuaskan mereka. Dan mereka juga..... membakar kulit saya ...... Di sana terdapat sebuah batang besi yang ­merah, membara, dan anda tahu saya memiliki cacat bekas lukanya, di bagian bawah lengan. Pemerkosa Moon Pil-Gi kebanyakan “serdadu”. Markas militer “dikelilingi kawat berduri” dan selalu dijaga ketat. Ia takut dibunuh jika mencoba melarikan diri. Ia dipaksa tetap bekerja sebagai “comfort woman” sampai akhir masa perang. Ahn Bok-Soon, seorang penyintas “comfort system” lainnya, b ­ ersaksi di hadapan Pengadilan ini bahwa ia menjadi “comfort woman” di s­ebuah fasilitas di Singapura sampai akhir masa perang. Pada suatu hari, kala menyadari bahwa sudah tidak ada lagi tentara Jepang yang ­terlihat, ia keluar ke jalan. Berlari, Ahn Bok-Soon kemudian berbunyi di ­pegunungan dan bertahan hidup dengan mengonsumsi apa yang ada selama ­setahun, sebelum akhirnya berhasil kembali ke Korea. 88

Select target paragraph3

Connect to a paragraph
Connect to an entity
Disable highlights
Add to table of contents