tang hak asasi manusia. an Kepolisian Daerah Provinsi Kalimantan Tengah pada 14 Oktober 2022, Komnas HAM RI juga menggelar sosi- terdapat 21 peserta yang mengikuti se- alisasi terkait implementasi SNP tentang cara luring dan 213 secara daring. Hak Memperoleh Keadilan di lingkung- Rekomendasi Workshop SNP Hak Memperoleh Keadilan Rekomendasi yang muncul dalam workshop, baik di lingkungan pengadilan maupun kepolisian agar diseminasi internal di satuan kerja terkait lebih intensif dilakukan sehingga lebih banyak hakim maupun polisi yang memahami SNP Hak Memperoleh Keadilan. Rekomendasi lain perlu ada penguatan koordinasi antar lembaga terkait dalam penanganan kasus sehingga hak memperoleh keadilan dapat terwujud bagi korban. 2.3 Konflik Agraria dan Pelindungan Pem- Koordinator Subkomisi Pemajuan HAM bela Hak Asasi Manusia Komnas HAM RI; Devi Kurnia, Asisten Biro Dukungan Pemajuan HAM melak- Satu Gubernur Sumatera Barat; Gusne- sanakan Workshop Pelindungan dan di, perwakilan Ditreskrimsus Polda Su- Pemenuhan Hak-Hak Pembela Hak matera Barat; Wenki Purwanto, Direktur Asasi Manusia dalam Konflik Agraria. Walhi Sumatera Barat; dan Afrizal aka- Penyelenggaraan workshop ini berpijak demisi Universitas Andalas. pada hasil evaluasi program kegiatan tahun sebelumnya yang telah berha- Dalam rangka melanjutkan Festival sil mengidentifikasi gambaran umum HAM 2021 dan komitmen untuk men- situasi terkini dan masa mendatang. dukung Kota Semarang sebagai Kota Selain hasil identifikasi tersebut, situasi Hak Asasi Manusia, Komnas HAM RI pembela hak asasi manusia diperkuat menyelenggarakan melalui data berkas pengaduan yang gunaan instrumen SNP yang telah disampaikan ke Komnas HAM RI dan disusun Komnas HAM RI. Pelatihan Sekretariat Komnas HAM RI Provinsi ini diselenggarakan di Kota Semarang Sumatera Barat. Peristiwa pelaporan pada 22-24 Agustus 2022 dengan pe- masyarakat Bidar Alam dan Ranah Pan- serta sebanyak 31 orang yang berasal tai Cermin, Solok Selatan oleh perusa- dari aparatur sipil negara dan organisa- haan dengan tuduhan pencurian tan- si masyarakat sipil. Pelatihan ini diran- dan buah segar kelapa sawit. Peristiwa cang untuk membantu Pemerintah ini menunjukkan fakta bahwa Pembela Daerah Kota Semarang dan masyarakat Hak Asasi Manusia masih berada pada sipil untuk menggunakan SNP yang posisi rentan. Kegiatan ini juga bertu- telah dihasilkan oleh Komnas HAM RI juan untuk mendiseminasi hasil pen- sebagai rujukan dalam pembuatan ke- yusunan SNP tentang Pembela HAM. bijakan di level lokal maupun sebagai Dalam diskusi panel, hadir sebagai pengetahuan praktis mengatasi isu-isu narasumber, hak asasi manusia di lapangan. Ter- Beka Ulung Hapsara, pelatihan peng- Cap ai an, Tantangan & Opt imisme Me lan jut kan Lan gkah dalam Pe majuan dan Pe n e gaka n H A M 29

Select target paragraph3