2014
Komisi Nasional Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
Lo
okasi Pemanntauan Sepan
njang Tahun 2014
25
20
15
10
20
19
1
13
13
12
10
8
7 7
5
6 6 6
6
5 5 5 5
4 3 3
1 1 1 1 1 1
1
Jawa Barat
DKI Jakarta
Sumatera Utara
J
Jawa
Timur
Ti
Papua
Jawa Tengah
Aceh
Maluku
Sumatera Barat
Lampung
Banten
Kalimantan Barat
NTT
Bali
DI. Yogyakarta
Sulawesi Selatan
Sulawesi Tengah
NTB
Jambi
Riau
Sulawesi Utara
Sulawesi Tenggara
Kalimantan Tengah
Kalimantan Timur
Bengkulu
Gorontalo
Sumatera Selatan
0
Bebe
erapa conto
oh pemantauan lapang an yang telah dilakuka
an adalah seebagai berikut :
1. Pe
emantauan dugaan pe
elanggaran hak untuk berkumpul
b
dan
d berpenndapat dalam kasus
pe
embubaran pertemuan
n eks Tapol//keluarga Korban
K
1965
5;
2. La
aporan pemantauan dugaan pe
elanggaran HAM terka
ait dengan dugaan ke
ekerasan
oleh Polres Manggarai
M
dalam konfflik masyara
akat adat Gendang
G
Tuumbak den
ngan PT.
Ad
ditya Bumi Pertambangan di Kabu
upaten Man
nggaraiTimu
ur, Provinsi NTT;
3. Pe
emantauan perlindung
gan dan pe
emenuhan hak
h atas air (right to water) di Kawasan
K
Be
entang Alam
m Karst/Cek
kungan Air Tanah di Provinsi
P
Jaw
wa Tengah;
4. Pe
emantauan hak masya
arakat huku
um adat di kawasan hutan untuk region Maluku dan
M
Maluku Utara
a;
5. Pe
emantauan dugaan pelanggara
an hak ata
as tanah dan
d
hak aatas keseja
ahteraan
Ke
elompok Ta
ani Padang
g Halaban d
dan PT. SM
MART di Ka
abupaten LLabuan Batu Utara,
Prrovinsi Sum
matera Utara
a;
6. Pe
emantauan dugaan pe
elanggaran HAM terha
adap suku Dayak
D
Jelakk Sekayuk oleh
o
PT.
Harapan Hibrida Kalb
bar-Timur L
Lipat Guntting Estate
e/Union Saampoerna Triputra
Pe
ersada di Kabupaten
K
Ketapang,
K
K
Kalbar.
Fung
gsi mediasi Komnas HAM
H
berperran untuk mendorong
m
perundingaan dan perd
damaian
dalam
m kasus-ka
asus yang berdimens i hak asas
si manusia. Keberhasiilan fungsi mediasi
akan
n bergantung pada kerjjasama para
ra pihak dan
n kemauan pihak-pihakk yang bers
sengketa
untukk duduk secara
s
seim
mbang di meja peru
undingan. Fungsi Ko mnas HAM
M untuk
mela
akukan med
diasi dinilai masih kura
ang optima
al karena fungsi ini be lum dikena
al secara
luas di masyara
akat, diband
dingkan den
ngan fungsi pemantaua
an dan penyyelidikan. Untuk
U
itu,
ke depan, fungsi mediasi harus lebih
h dioptimalkan dan diisosialisasikkan ke mas
syarakat
serta
a pemerintah.
Pada
a 2014 ini, terdapat se
ejumlah cattatan pentin
ng terkait pelaksanaan
p
n kewenangan dan
fungssi mediasi Komnas
K
HA
AM, yaitu:
Laporan Tahunan Komnas HAM 2014
25