2014
Komisi Nasional Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
PROFIL ANGGOTA KOMNAS HAM
PERIODE 2014 - 2015
Ketua Komnas HAM
Hafid Abbas lahir di Bone pada 27 Agustus 1957. Ia menyelesaikan pendidikan jenjang
Sarjana (S-1) di Universitas Negeri Makassar (1983). Program Magister ditempuhnya di
Universitas Negeri Jakarta (1987) dan pada tahun 1990 ia berhasil menyelesaikan
program Doktornya dalam Ilmu Pendidikan di universitas yang sama. Pada 1991, ia
mengikuti program Post-Doctorate di Syracuse University, New York dalam bidang
Technology of Education. Kemudian pada 2008, ia berkesempatan menyandang predikat
Doctor Honoris Causa dari Hartford Seminary, Amerika Serikat, di bidang HAM dan
Perdamaian Internasional.
Sebagai Dosen Tetap di Universitas Negeri Jakarta, Hafid telah dipercaya mengemban
beberapa jabatan seperti Kepala Lembaga Penelitian (1992-1997), Pembantu Rektor
Bidang Akademik (1997-1999), dan pada 2005 diangkat sebagai Guru Besar Tetap
Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Jakarta.
Selain itu, Hafid juga telah menjabat berbagai posisi struktural di pemerintahan, antara
lain Deputi Menteri di Kementrian Negara Urusan HAM (1999-2000), Direktur Jenderal
Perlindungan HAM Departemen Kehakiman dan HAM, dan Kepala Badan Penelitian dan
Pengembangan Departemen Hukum dan HAM (2006-2010).
Ia juga aktif sebagai kolumnis di berbagai media baik dari dalam maupun luar negeri
seperti The Jakarta Post, Kompas, Media Indonesia, The Brunei Times dan The Bangkok
Post. Ia juga pernah diperbantukan sebagai Konsultan Internasional di UNESCO untuk
wilayah Asia dan Pasifik.
Pada Maret 2014 Hafid Abbas terpilih sebagai Ketua Komnas HAM untuk periode 1 tahun
hingga Maret 2015. Selama mengemban jabatan ketua, banyak hal yang telah beliau
lakukan. Dalam rangka memperkenalkan Komnas HAM dan menjalin koordinasi yang
kondusif dan berkelanjutan dengan lembaga pemerintah dan non pemerintah,telah
dilaksanakan kegiatan Dialog Publik sebanyak 2 kali yaitu di Universitas Negeri
Makassar pada 17 Desember 2014 yang mengangkat tema “Hak Atas Pendidikan” dan di
Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Kepulauan Bangka Belitung pada 4
Desember 2014 yang mengangkat tema “Pembangunan Daerah Berwawasan HAM”.
Kegiatan ini bertujuan merespon isu HAM yang tengah berkembang di masyarakat serta
menghimpun berbagai masukan dari para stakeholder Komnas HAM. Dari respon yang
disampaikan stakeholder, dapat diketahui sejauh mana kinerja Komnas HAM berimplikasi
dalam perlindungan, pemajuan dan penegakan HAM di Indonesia. Respon dan
pendalaman terhadap current issues juga dilakukan melalui kegiatan diskusi terfokus.
Kiprah Hafid Abbas juga cukup dominan dalam mendorong partisipasi Presiden dan Wakil
Presiden pada peringatan Hari HAM Internasional 10 Desember 2014 baik pada acara
Laporan Tahunan Komnas HAM 2014
1