I. PENDAHULUAN a. Pengertian umum Istilah JUGUN IANFU JUGUN IANFU berasal dari bahasa Jepang yang mempunyai terjemahan hariah “Perempuan penghibur yang ikut militer”. Istilah Jugun Ianfu tersebut merupakan suatu kiasan euimisme (halus) dalam bahasa Inggris yang diistilahkan dengan Comfort Women atau perempuan penghibur. Sebetulnya dua istilah dalam bahasa Jepang dan Inggris itu kurang tepat, karena mereduksi kenyataan yang sesungguhnya yaitu adanya sebuah sistem perbudakan seksual yang diciptakan oleh militer Jepang sebagai fasilitas pemuas seksual bala tentaranya semasa perang Asia Pasiik 1931-1945. Istilah Jugun Ianfu lebih sering digunakan secara internasional oleh karena secara hariah lebih dekat pada kenyataan yang sebenarnya yakni sebagai “Budak seks”. Sedangkan istilah Comfort Women, terdapat pro kontra penggunaannya karena esensi dari istilah tersebut yang cenderung merugikan para Jugun Ianfu. Seorang survivor Jugun Ianfu asal Belanda, Jan Ruff-O’Herne, menolak keras penggunaan istilah Comfort Women, karena istilah itu sama sekali tidak tepat. Dia mengungkapkan bahwa dia sama sekali tidak merasa menghibur serdadu Jepang, karena statusnya waktu itu adalah budak seks yang dipaksa militer Jepang untuk memuaskan kebutuhan biologis mereka. Jugun Ianfu merupakan istilah bagi perempuan yang dipaksa untuk menjadi pemuas kebutuhan seksual militer dan sipil Jepang. Berdasarkan riset Dr. Hirofumi Hayashi, Profesor di Universitas Kanto Gakuin, 1 |

Select target paragraph3