MANUAL PESERTA MODUL PELATIHAN NPM 5 LEMBAGA
perkelahian dengan sesama penghuni sel. Akibatnya ia dimasukkan ke
dalam sel tikus sebagai bentuk hukuman. Bisa berhari-hari ia berada di
dalam sel tersebut.
Tidak banyak kegiatan yang bisa dilakukan pada siang hari. Kadang-kadang
ia diminta memasak di dapur. Jika sudah bertugas di dapur, maka subuh, ia
sudah berada di dapur, hingga malam. Ada banyak hal yang dilakukan, dan
memasak dalam jumlah yang banyak. Tidak perlu ketrampilan memasak.
Hanya mengikuti perintah dari mereka yang bertugas dan dianggap senior
atau “kepala dapur”. Jika ia melawan dari kepala dapur atau petugas, maka
“sel tikus” pun akan menanti.
Ia pun sering terlibat perkelahian dengan sesama penghuni, jika sudah
ada keributan, maka mereka yang terlibat akan di hukum oleh petugas.
Bisa dengan dipukul dengan tongkat hingga berdarah, “dijemur”, tidak ada
jatah makanan atau yang paling berat adalah dimasukkan di “sel tikus”
tanpa ada makanan. Ia juga pernah terlibat perkelahian dengan petugas
dan sesama penghuni, ia merasa terhina ketika diminta melepas baju dan
celana dan disuruh jalan jongkok menuju selnya, hanya karena ia belum
membayar (berhutang) air minum yang ia beli dari petugas (Ciko mengaku
ia cukup sering berhutang). Ia melawan, yang ada malah ia dipukul oleh
petugas dengan kayu hingga giginya patah 1. Sakitnya luar biasa. Baginya
menerima pukulan, dan dimasukkan kedalam sel tikus menjadi biasa.
| 38