SEJARAH PERKEMBANGAN
PEMBENTUKAN BANGSA
(NATION BUILDING) DAN
KELOMPOK MINORITAS
DI INDONESIA
1.
Fase awal pembentukan bangsa Indonesia dimulai pada tahun 1900-1945, yang
menjadi fase nasionalisme Indonesia yang merupakan fase integrasi dari keragaman (diversity) ke persatuan (unity) yang elemennya berakar sejak jaman Sriwijaya dan Majapahit. Fase ini ditandai dengan tiga kejadian yaitu, pertama yang
disebut konsep “Indonesia” pertama kali dalam Manifesto 1924, kedua pengakuan
pemuda-pemudi Indonesia untuk bertanah-air satu, berbangsa-satu dan berbahasa-satu Indonesia melalui Sumpah Pemuda 1928, dan ketiga deklarasi
kemerdekaan Indonesia 17 Agustus 1945 sebagai kemenangan atas kolonialisasi.
Yang menarik dari proses di fase ini adalah lahirnya Pancasila yang disebut
sebagai Dasar Negara.
2.
Fase kedua adalah antara tahun 1945-1950, masih
menjadi fase perjuangan sebagai satu bangsa
yang harus mempertahankan kemerdekaannya
dari agresi Belanda dan dari tantangan internal.1
Pada fase ini sistem pemerintahan Indonesia berubah dua kali dari Negara kesatuan menjadi Negara
Federal dibawah Republik Indonesia Serikat
(RIS).Namun bentuk negara tersebut hanya bertahan
tidak lebih dari dua tahun, dan Indonesia kembali
menjadi Negara Kesatuan. Proses ini terjadi
setelah politik lokal dan nasional banyak didominasi oleh politik berbasis etnisitas yang berwajahkan
konflik keagamaan di Jawa Barat, Kalimantan,
Sulawesi dan Maluku
1 Djoko Suryo. Op.Cit. p.44.
UPAYA NEGARA MENJAMIN HAK-HAK KELOMPOK MINORITAS
DI INDONESIA SEBUAH LAPORAN AWAL
27