SASARAN UTAMA PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR 2020-2024 SEKTOR TRANSPORTASI REPUBLIK INDONESIA INFRASTRUKTUR PELAYANAN DASAR INFRASTRUKTUR EKONOMI Rasio Fatalitas Kecelakaan Jalan  1,37/10 ribu kendaraan Kereta Cepat  Jakarta-Semarang dan Jakarta-Bandung Kereta Barang  Makassar - Parepare Waktu Tanggap Operasi Pencarian Dan Pertolongan  25 Menit On Time Performance (OTP)  95% Bandara Baru  25 INFRASTRUKTUR PERKOTAAN Angkutan Umum Massal  6 Wilayah Metropolitan Pengembangan Rute Jembatan Udara  30 Rute Baru Waktu Tempuh pada Lintas Utama Pulau  1,9 jam/100km Jalan Tol Baru: 2.000 Km Jalan Baru : 2.500 Km Kondisi Mantap Jalan Nasional: 98% Rute Pelayaran Membentuk Loop  27% Keterangan: Indikator Kinerja Utama Kementerian/Lembaga Dalam RPJMN 2020-2024 Standarisasi Kinerja Dan Pengelolaan Pelabuhan Terpadu  7 Pelabuhan Hub 19 MAJOR PROJECTS INFRASTRUKTUR 2020-2024 SEKTOR TRANSPORTASI REPUBLIK INDONESIA Jaringan 7 Pelabuhan Hub Terpadu Sistem Angkutan Umum Massal di 6 Wilayah Metropolitan  Metropolitan Jakarta, Surabaya, Medan, Bandung, Semarang, dan Makasar PERTUMBUHAN EKONOMI KA Cepat Pulau Jawa (Jakarta – Semarang & Jakarta – Bandung) KA Angkutan Barang Makassar – Pare pare Jalan Tol Trans Sumatera Aceh – Lampung Pengamanan Pantai Terpadu di 5 Perkotaan Pantura Jawa  Jalan Tol Semarang-Demak Terintegrasi Tanggul Laut Jembatan Udara dan Tol Laut Terpadu di Papua PEMERATAAN Jalan Trans Papua Merauke-Sorong Jalan Trans Pada 18 Pulau Tertinggal, Terluar, dan Terdepan 20 Hal| 80

Select target paragraph3