59
MODUL 3 : INSTRUMEN DAN MEKANISME HAM
LEMBAR KERJA STUDI KASUS
Kasus 1
Peristiwa Mei 1998
P
ada tahun 1997 dan 1998, bangsa Indonesia tengah dilanda sebuah
krisis ekonomi yang sangat menggoncangkan segenap sendi-sendi kehidupan warga. Begitu banyak bisnis yang bangkrut dan orang yang
kehilangan pekerjaan dan sumber penghidupannya. Presiden Soeharto semakin kehilangan kendali setelah IMF datang ke Indonesia dengan membawa
daftar langkah-langkah pahit yang harus diambil pemerintah yang akan berakibat semakin sulitnya kehidupan bagi rakyat miskin. Protes dan kemarahan
menyebar di mana-mana. Di tengah semua ini, pada pertengahan bulan Mei
1998, pecahlah serangkaian kerusuhan di Jakarta dan beberapa kota besar lain.
Penyerangan besar-besaran terjadi di daerah di mana komunitas etnis Tionghoa
bekerja dan hidup. Rumah dan toko-toko dijarah, dibakar dan pembunuhan
terjadi di mana-mana.
Sebuah kelompok masyarakat yang bekerja sebagai relawan uintuk membantu
para korban, Tim Relawan untuk Kemanusiaan, segera dibentuk dan turun
ke lokasi-lokasi di mana kerusuhan terjadi. Selain membantu menyelamatkan
korban, mereka juga ikut mencatat jumlah korban (selain pihak pemerintah)
dan mulai menelusuri bagaimana proses penyerangan terjadi. Dalam
wawancara mereka dengan warga setempat, mulai muncul cerita-cerita
tentang perkosaan yang disaksikan warga dan perempuan-perempuan korban
yang be-rada dalam kondisi trauma berat dan membutuhkan bantuan.
Ahkirnya Tim Relawan memutuskan untuk membuat investigasi khusus
tentang kasus-kasus perkosaan yang terjadi dan menemukan bahwa 103 orang
menjadi korban perkosaan, 26 korban perkosaan dan penganiyaan, 9
korban perkosaan dan pembakaran, 14 korban pelecehan seksual, dan total
152 perempuan korban, 20 diantaranya meninggal dunia.
Ketika informasi ini diketahui oleh para aktivis hak-hak perempuan, segera
muncul upaya untuk menuntut pertanggungjawaban negara atas kejadian
ini. Apalagi, pada saat itu terjadi kontroversi yang sangat panjang akibat tidak
adanya korban perkosaan yang mau bersaksi di hadapan umum dan muncul
tuduhan bahwa berita perkosaan tersebut merupakan ciptaan belaka. Kelom-
M O D U L P E G A N G A N PA RT I S I PA N : P E L AT I H A N DA S A R H AM - K O M N A S H A M 2 0 1 5