10 PENGANTAR PELATIHAN DASAR HAM 3.2 PENDEKATAN ANDRAGOGI Istilah lain yang kerap dihubungkan dengan pelatihan partisipatif adalah pendidikan bagi orang dewasa, yakni andragogi. Pendekatan andragogi yang diperkenalkan oleh Malcolm Knowles, beranggapan bahwa orang dewasa mempunyai banyak pengalaman yang beragam dalam hidupnya. Andragogi berasal dari bahasa Yunani kuno “ aner”, dengan akar kata [andr-] yang berarti laki-laki, bukan anak laki-laki atau orang dewasa, dan agogos yang berarti membimbing atau membina. Pendekatan ini kerap disandingkan dengan pendekatan pedagogi, yang ditarik dari kata “paid” artinya anak dan “agogos” artinya membimbing atau memimpin. Dengan demikian secara harafiah “pedagogi” berarti seni atau pengetahuan membimbing atau memimpin atau mengajar anak. Pada awalnya, bahkan hingga sekarang, banyak praktik proses belajar dalam suatu pelatihan yang ditujukan kepada orang dewasa, yang seharusnya bersifat andragogis, dilakukan dengan cara-cara pedagogis. Prinsip-prinsip dan asumsi yang berlaku bagi pendidikan anak dianggap dapat diberlakukan bagi kegiatan pelatihan orang dewasa. Padahal orang dewasa sebagai individu dipandang sudah mandiri dan mampu mengarahkan dirinya sendiri. Oleh karena itu, proses interaksi belajar yang diperlukan adalah kegiatan belajar mandiri yang bertumpu pada warga belajar sendiri seperti yang ditemukan dalam model andragogi. 3.3 ASUMSI-ASUMSI POKOK Menurut Malcolm Knowles, pakar pendidikan parrtisipatif, terdapat empat asumsi pokok dalam pendekatan Andragogi: 1. KONSEP DIRI Asumsinya bahwa kesungguhan dan kematangan diri seseorang bergerak dari ketergantungan total (realita pada bayi) menuju ke arah pengembangan diri sehingga mampu mandiri dan mengarahkan dirinya sendiri. Dengan kata lain, secara umum, konsep diri anak-anak masih tergantung; sementara pada orang dewasa, konsep dirinya sudah mandiri. Oleh karena kemandiriannya inilah orang dewasa butuh memperoleh penghargaan dari orang lain sebagai manusia yang mampu menentukan ( self determi- MANUAL PELATIHAN DASAR HAM : PEGANGAN PARTISIPAN - KOMNAS HAM 2015

Select target paragraph3