92 BAHAN BELA JAR PELATIHAN DASAR HAM Sejarah Hak Asasi Manusia (Dipetik dari Bab 1 buku Kejahatan terhadap Kemanusiaan: Perjuangan untuk Mewujudkan Keadilan Global, Geoffrey Robertson QC, Komnas HAM, Jakarta, 2002) “Tetapkan hak-hak asasi manusia, junjung tinggi kesetaraannya... jangan biarkan ada hak-hak istimewa. Tidak ada perbedaan karena kelahiran, dan tidak ada monopoli. Selamatkan kebebasan industri dan perdagangan, serta pembagian warisan keluarga secara adil’ Thomas Paine, Dissertation on First Principles of Government (1795) Pada Awalnya adalah Hak-hak Alami S istem hukum apapun, termasuk kitab Hammurabi, yang pertama kali ditulis ribuan tahun sebelum Kristus, sebenarnya telah memberikan hak-hak kepada warga negara. Hak-hak tersebut membolehkan warga negara melakukan apapun asalkan itu tidak dilarang. Pada saat negara kota Yunani dan kekaisaran Romawi, hak-hak tersebut masih terus hidup. Namun, secara khusus, hak-hak tersebut diberikan secara istimewa kepada kelompok-kelompok dan kelas-kelas tertentu di masyarakat. Ketika muncul agama Kristen, hak-hak tersebut diatur lebih lanjut dalam ketentuanketentuan yang sifatnya teokratis dalam bentuk peraturan-peraturan dan ajaran di dalam masyarakat. Ketentuan-ketentuan itulah yang menjadi sumber dari MA N UA L P E L AT I H A N DA S A R H AM : PEGANGAN PARTISIPAN - K O M N A S H A M 2 0 1 5

Select target paragraph3