Pengalaman Yang dapat Dipetik berkaitan dengan Indikator HAM Beberapa negara dan organisasi telah tentang bagaimana memanfaatkan indikator membuat inisiatif. Inisiatif pertama yang harus kuantitatif sebagai alat untuk memantau disebutkan adalah Komisi Hak Asasi Manusia pelaksanaan HAM.15 Afrika Selatan/South African Human Rights Commission (SAHRC). Komisi HAM Afrika Kementerian Peradilan, Hukum dan HAM Benin Selatan memanfaatkan data-data statistik juga memiliki inisiatif untuk memanfaatkan sosio-ekonomi sebagai alat untuk mengukur data statistik sosio ekonomi guna menilai pelaksanaan HAM. Konstitusi Afrika Selatan pelaksanaan HAM dalam lingkup hak ekonomi memberi mandat kepada Komisi HAM Afrika dan sosial. Namun demikian, mereka juga Selatan untuk memantau dan menilai HAM mencoba menggunakan data seperti “jumlah di negara tersebut. Konstitusi tersebut secara keputusan yang diambil oleh pengadilan”. jelas juga memberi kewenangan kepada Inisiatif ini juga melibatkan masyarakat sipil Komisi HAM Afrika Selatan untuk meminta dan organisasi non pemerintah sehingga lembaga negara dan kementerian memberi lebih partisipatoris. Data kuantitatif tersebut informasi berkaitan dengan perumahan, kemudian harus dilengkapi dengan layanan kesehatan, air, pendidikan, pangan, informasi yang bersifat kualitatif untuk dapat jaminan sosial, juga lingkungan. Berdasarkan diinterpretasikan dan kemudian dilakukan hal ini, Komisi HAM Afrika Selatan kemudian penilaian atas pelaksanaan HAM.16 mengirimkan kuesioner kepada badanbadan pemerintah dan meminta badan- Inisiatif juga datang dari organisasi-organisasi badan tersebut untuk menyediakan data internasional seperti, Organisasi Kesehatan yang dibutuhkan, di antaranya anggaran, Sedunia (WHO) yang berperan besar untuk data rumah yang mendapat subsidi, data mengembangkan indikator dalam mengukur tuna wisma. Komisi HAM Afrika Selatan pelaksanaan hak atas kesehatan. Sementara kemudian membuat analisis anggaran per itu, setelah mengembangkan Indikator sektor, kebijakan dan program atas data Pembangunan Manusia, UNDP mulai pula yang diterima. Dari situlah Komisi HAM Afrika mendiskusikan bagaimana memantau HAM Selatan menilai pelaksanaan HAM di negara serta kemiskinan. FAO sebagai lembaga tesebut dalam lingkup hak ekonomi, sosial pangan juga mengembangkan “Panduan dan budaya sesuai mandat dari Konstitusi. Sukarela tentang hak atas pangan yang Inisitiaf ini dinilai mengandung beberapa layak” yang memuat kerangka tentang kelemahan antara lain terlalu bergantung bagaimana perwujudan hak atas pangan. pada data badan pemerintah dan hampir Beberapa organisasi internasional lain tentu tidak ada data dari entitas non-negara, juga juga mengembangkan berbagai indikator terlalu “nasional” namun kurang menjangkau untuk menilai pelaksanana HAM. UNICEF tingkat daerah. Akan tetapi, inisiatif ini harus berkaitan dengan hak anak dan UNESCO tetap dicatat. Inisiatif ini memberi sumbangan berkaitan dengan hak atas pendidikan. 15 16 Lihat, Indikator-indikator Kuantitatif Hak Asasi Manusia-Survei terhadap Inisiatif-Inisiatif Utama, Paper dari Rajeev Malhotra dan Nicolas Fasel, juga Presentasi Jean Du Plessis pada acara Komnas HAM, 8 Juni 2010 Lihat, Indikator-indikator Kuantitatif Hak Asasi Manusia-Survei terhadap Inisiatif-Inisiatif Utama, Paper dari Rajeev Malhotra dan Nicolas Fasel 15 Lihat, Indikator-indikator Kuantitatif Hak Asasi Manusia-Survei terhadap Inisiatif-Inisiatif Utama, Paper dari Rajeev Malhotra dan Nicolas Fasel, juga Presentasi Jean Du Plessis pada acara Komnas HAM, 8 Juni 2010 16 Lihat, Indikator-indikator Kuantitatif Hak Asasi Manusia-Survei terhadap Inisiatif-Inisiatif Utama, Paper dari Rajeev Malhotra dan Nicolas Fasel SEBUAH PENGALAMAN KOMNAS HAM | 11

Select target paragraph3