2. Indikator proses berkaitan dengan kebijakan yang merupakan perangkat bagi tercapainya hasil tertentu. Hal ini terkait dengan seluruh langkah termasuk program-program publik dan langkah khusus yang dilakukan oleh negara. Langkah tersebut sesuai dengan standar yang berlaku untuk mencapai perwjudan hak terkait. Indikator-indikator ini membantu secara langsung pemenuhan bertahap hak atau pun proses perlindungan hak. Indikator proses lebih sensitif untuk perubahan daripada indikator hasil. Dengan demikian, indikator proses lebih baik dalam menangkap ada tidaknya perwujudan bertahap dari hak. 3. Contoh-contoh Indikator Proses hak atas pangan: · Adanya program yang melindungi dan menjamin kesinambungan pangan, penanganan gizi buruk dan busung lapar. 14 · Adanya program distribusi lahan untuk melindungi dan menjamin kesinambungan pangan. · Adanya program yang melindungi dan menjamin lahan dari penyerobotan. · Adanya anggaran untuk melindungi dan menjamin program kesinambungan pangan, penanganan gizi buruk dan busung lapar. · Adanya program untuk menjamin keterjangkauan harga pangan pokok. Indikator hasil dapat menangkap capaian yang mencerminkan perwujudan HAM dalam konteks yang ada. Indikator hasil tidak hanya dapat mengukur langsung perwujudan HAM tetapi juga mencerminkan pentingnya indikator dalam menilai penikmatan HAM.14 UN, para 17-19 Indikator Struktur Hak Atas Pangan Indikator Proses Hak Atas Pangan Apakah terdapat Peraturan dan Kebijakan yang berisi atau memuat ketentuan tentang pencegahan/ penanggulangan gizi buruk? Apakah ada program penanganan gizi buruk untuk Balita (pemberian makanan tambahan)? 14 Indikator Hasil Hak Atas Pangan 1. Berapa proporsi anak Balita penderita gizi buruk?. 2. Berapa proporsi anak Balita yang mendapatkan makanan tambahan? Ibid, paragaraf 17-19 SEBUAH PENGALAMAN KOMNAS HAM | 9

Select target paragraph3