B ag i a n 2
L a n g k a h d e m i L a ng k a h M e ny e le ngga ra k a n I nku i ri N a s i o na l
yang dilakukandi beberapa kampus dan berbagai komunitas ini
bertujuan meningkatkan kesadaran publik akan isu hak masyarakat
adat.
Untuk mendukung DKU, berbagai kegiatan kegiatan kampanye dan
sosialisasi dilakukan dengan menggunakan berbagai format dan alat
kampanye. Alat-alat kampanye tersebut, antara lain, brosur, newsletter,
logo, T-shirt, poster, dan baliho. Inkuiri Nasional Komnas HAM juga
membuat website dan akun dalam media sosial. Dalam konteks Inkuiri
Nasional, upaya pembuatan sarana publikasi ini dapat dikategorikan
sebagai upaya mengenalkan dan mengangkat tema yang kurang
mendapat perhatian publik. Tim juga menyelenggarakan stakeholders
meeting sebagai sarana untuk membangun pemahaman bersama
dengan para pihak tentang hak masyarakat adat di kawasan hutan.
Termasuk dalam pertemuan ini, yakni pemerintah selaku pemangku
kebijakan dan terduga pelaku, juga dengan masyarakat sipil selaku
korban maupun pendamping korban.
Terakhir, berkaitan dengan media. Peran penting media dalam proses
Inkuiri Nasional disadari sejak awal mengingat media memiliki peran
memengaruhi opini dan memberikan informasi publik secara luas.
Pelibatan media bertujuan agar media terlibat aktif dalam mengangkat
isu hak masyarakat hukum adat di kawasan hutan dengan pengetahuan
dan pemahaman yang tepat. Pelibatan ini dimulai dengan kelas jurnalis
yang bertujuan agar para jurnalis memiliki pengetahuan dasar tentang
hak masyarakat hukum adat. Road show media dan Media briefing
dilakukan sebelum kegiatan DKU berlangsung, sedangkan konferensi
pers diselenggarakan hampir pada setiap pelaksaan kegiatan Inkuiri
Nasional. Inkuiri Nasional Komnas HAM juga bekerja sama dengan
media elektronik.
75