B ag i a n 2 L a n g k a h d e m i L a ng k a h M e ny e le ngga ra k a n I nku i ri N a s i o na l Boleh dibilang, DKU memang tampak seperti sebuah pertunjukan. Di dalam forum tersebut kadang muncul suara-suara menyindir, menyangkal, menolak, marah, sedih, lesu, atau justru teriakan menggelegar penuh semangat juang. Kadang muncul tangis, air mata, kemarahan, keharuan, ketakutan, atau tawa terpingkal-pingkal. Berbagai ekspresi muncul di dalamnya dan harus dikelola agar tujuan untuk menyajikan informasi dan cerita itu dapat tercapai secara maksimal. Komisioner Inkuiri dituntut untuk pandai-pandai mengatur peran dan seimbang dalam memberi ruang penyampaian keterangan dan klarifikasi saksi-saksi. Secara umum untuk dapat berpartisipasi dalam DKU, Pemberi Keterangan harus memenuhi persyaratan sebagai berikut ini. 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. Seorang anggota masyarakat adat dan korban/penyintas atau saksi atau yang mengetahui adanya pelanggaran HAM yang terjadi dalam kasus atau di wilayah dimana DKU akan dilakukan. Bersedia hadir di tempat DKU dan mengikuti proses DKU secara penuh. Bersedia secara sukarela (tanpa dipaksa) untuk memberi keterangan berdasarkan pengalaman sendiri atau kejadian yang disaksikan sendiri. Berkompeten dan dapat mengungkapkan identitas dirisecara jelas. Pengalamannya mewakili komunitas adatnya, jika ada banyak korban yang juga mengalami hal yang serupa. Untuk pemberi keterangan dari pihak-pihak yang diadukan adalah pejabat atau petugas yang berwenang memberi keterangan sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya dalam jabatan yang dipegangnya. Pernyataannya kredibel dan akan menguatkan kebenaran. Disepakati Komisioner Inkuiri. Keselamatan dan Keamanan Pemberi Keterangan Dalam memilih para pemberi keterangan, panitia inkuiri memperhitungkan pertimbangan tertinggi padakeamanan pemberi keterangan. Segala risiko yang dapat muncul karena keikutsertaan mereka dalam DKU perlu dipertimbangkan secara matang-matang. Beberapa hal yang mungkin terjadi, antara lain. - Pemberi keterangan yang pernah mengalami kekerasan bisa jadi akan mengalami trauma kembali akibat menceritakan kisahkisahnya. 55

Select target paragraph3