14
Pet ik an Pembel a ja r a n I n kui r i N a si o n a l
Setiap acara dengar keterangan dihadiri oleh perwakilan NHRC dan JSA,
pejabat kesehatan senior dari negara bagian dan pemerintah pusat,
perwakilan NHRC dari negara bagian, perwakilan yang memberikan
keterangan tentang pelanggaran, perwakilan dan pengamat organisasi
nonpemerintah dan organisasi masyarakat sipil lainnya serta pengamat
dari masyarakat umum.Lima kegiatan di tingkat regional diadakan di
utara (Lucknow), barat (Bhopal), timur (Ranchi), selatan (Chennai), dan
timur laut (Guwahati), dengan jarak satu bulan antara acara yang satu
dengan lainnya, dari bulan Juli sampai November 2004. Dalam setiap
acara tersebut, yang berlangsung sepanjang hari, Tim
Inkuirimendengarkanketerangan dari perorangan dan organisasi yang
mewakili mereka, yang berkisah tentang pengalaman penderitaan
mereka akibat penolakan terhadap hak mereka atas pelayanan dan
perawatan kesehatan. Lebih dari 1000 orang dari kelompok masyarakat
marginal memberikan keterangan.
M
ongolia menyelenggarakan Inkuiri Nasional untuk menyelidiki
Hak untuk Bebas dari Penyiksaan. Negara ini telah menjadi
negara pihak Konvensi Internasional Menentang Penyiksaan
dan Perlakuan atau Hukuman Lain yang Kejam, Tidak Manusiawi atau
Merendahkan Martabat (CAT) pada tanggal 2 November 2000. Tindakan
Penyiksaan dilarang menurut Konstitusi dan KUHAP Mongolia.
Meskipun hukum Mongolia menyebutkan beberapa kali tentang
penyiksaan, tetapi banyak hal-hal penting dalam hukum yang berlaku
yang tidak sejalan dengan CAT. Komisi HAM Nasional Mongolia (NHRC)
menerima banyak pengaduan tentang penyiksaan dan perlakuan buruk
lainnya, terutama terjadi pada saat tersangka berada di tahanan
kepolisian. Selain itu NHRC juga mengetahui kasus-kasus dugaan
penyiksaan lainnya yang dialami oleh tersangka pembunuhan dan tindak
pidana serius lainnya yang dilaporkan oleh media atau kasusnya dibawa
ke pengadilan. Melihat jumlah bukti yang kian bertambah terkait dengan
praktik penyiksaan yang sistematis, pada tahun 2004 NHRC
memutuskan untuk mengadakan Inkuiri Nasional tentang Hak untuk
Bebas dari Penyiksaan. Tujuan penyelidikan yang berlangsung setahun
penuh ini adalah untuk memantau sejauh mana implementasi dari
kewajiban yang timbul karena menjadi negara pihak pada CAT. Kerangka
acuan kegiatan meliputi investigasi pengaduan individu tentang
penyiksaan dan memeriksa peraturan, kebijakan, dan prosedur terkait
penyiksaan dan perlakuan buruk lainnya. Inkuiri ini juga berupaya
mengidentifikasi faktor-faktor yang berkontribusi pada pelanggaran