B ag i a n 1 P e ng a nta r : I nku i ri N a s i o na l s e b ag a i te ro b o s a n Inkuiri Nasional menangani situasi pelanggaran HAM yang mempengaruhi seluruh negara atau bagian signifikan dari negara tersebut pada periode yang panjang. Kerja ini mencakup dimensi ruang yang luas dan dimensi waktu yang panjang. Metode ini mampu melihat pola historis dari pelanggaran HAM, seperti praktik-praktik yang telah melekat selama bertahun-tahun dalam sejarah dan budaya sebuah negara dan hal tersebut sangat sulit untuk diinvestigasi aksi-aksi perseorangan secara terpisah. Kerumitan dari situasi yang diinvestigasi memerlukan adanya tanggapan dari pihak-pihak yang berbeda, tidak hanya Pemerintah. Proses Inkuiri Nasional memungkinkan adanya identifikasi dari semua yang mempunyai peran di masa lalu, masa kini atau masa depan. Hal itu berhubungan dengan situasi dan tanggung jawab penyebab atau akar masalah, serta dampak atau konsekuensinya. Brian Burdekin, Penasihat Khusus untuk bidang Institusi HAM Nasional, Komisaris Tinggi HAM PBB, menyebutkan: “Di Indonesia, ada masalah dengan keterbatasan (geografis). Komnas HAM, terbiasa menerima pengaduan individu. Karena itu perlu mengubah sistemnya, melihat masalah secara sistematis dan mengupayakan suatu Inkuiri Nasional. Sehingga, tidak terikat terhadap kasus per kasus, tetapi mengundang orang untuk datang dan terlibat di dalamnya. Sehingga, kita mendapatkan informasi. Komnas HAM diberikan hak oleh undang-undang.” (Pelatihan Inkuiri Nasional, Februari 2014) Salah satu dampak penting dari Inkuiri Nasional ini adalah masyarakat yang tidak menyadari peran Komnas HAM akan mengetahui apa peran dan mandat Komnas HAM. Selain itu memberi pemahaman bahwa metode yang dikembangkan bukan hanya penerimaan pengaduan yang sifatnya kasus per kasus secara individu. Akan tetapi, melihat suatu persoalan secara sistematis dan menerima semua bukti serta kesaksian dari pengaduan tersebut, baik lisan maupun tertulis, sehingga bisa melihat permasalahan secara menyeluruh dan mengusulkan perubahan. Dengan demikian, Komnas HAM melakukan tugas penyelidikan dan pada saat yang sama memberikan nasihat atau saran kepada pemerintah. Untuk memastikan agar upaya tersebut berjalan dengan baik sehingga Komnas HAM membutuhkan jalan masuk yang tepat dengan memilih topik strategis yang relevan. Dalam konteks tersebut topik tentang hak-hak masyarakat adat dianggap sebagai topik yang strategis dari segi momentum dan kebutuhan. 7

Select target paragraph3