d. Jawa Timur Dilihat dari populasi penduduk Provinsi Jawa Timur yang mencapai 38.850.000 jiwa, maka Jawa Timur memiliki nilai yang sangat strategis dan dinamis dalam penyelenggaraan Pilkada serentak 2018. Mengingat, kontestasi tidak hanya memilih calon Gubernur dan Wakil Gubernur akan tetapi juga diselenggarakan di 18 (delapan belas) kabupaten/kota yaitu Malang, Mojokerto, Probolinggo, Kediri, Madiun, Probolinggo, Sampang, Bangkalan, Bojonegoro, Nganjuk, Pamekasan, Tulungagung, Pasuruan, Magetan, Madiun, Lumajang, Bondowoso, dan Jombang. KPU Provinsi Jawa Timur telah menetapkan DPT dalam Pilkada serentak 2018 sejumlah 30.155.719 pemilih dengan rincian 14.840.346 pemilih laki-laki dan 15.315.373 pemilih perempuan yang akan dilayani di 67.644 TPS. Berdasarkan hasil Pencocokan dan Penelitian (Coklit) Pemilih Pilkada Serentak 2018 di Jawa Timur, sebanyak 752.544 pemilih potensial yang belum memiliki maupun melakukan perekaman KTP-el. Persoalan lain yang tidak kalah pentingnya untuk dipastikan hak pilihnya adalah penyandang disabilitas di Jawa Timur yang cukup besar mencapai 323.312 pemilih, dengan rincian Tuna Daksa (88.122), Tuna Netra (10.165), Tuna Rungu/Wicara (14.040), Tuna Grahita (7.771) dan Disabilitas lainnya (203.214). PILKADA RAMAH HAM • CATATAN KOMNAS HAM PILKADA 2018 66 Pertemuan Tim Pilkada Komnas HAM dengan Bawaslu Provinsi Kalimantan Barat Dengan jumlah wilayah yang luas yang sebaran Rutan dan Lapas mencapai 38 (tiga puluh delapan) unit di kabupaten/kota di Jawa Timur dengan jumlah penghuni 25,738, setelah dilakukan penyisiran data kepemilikan KTP-el atau identitas lainnya maka sekitar 9.000 jiwa terancam tidak dapat menggunakan hak pilihnya karena persoalan tidak memiliki KTP-el dan

Select target paragraph3