Panduan Pelaksanaan Penyelidikan Nasional terhadap Pelanggaran HAM dengan Pola Sistematis
tindak pencegahan. Suatu penyelidikan nasional dapat menjadi sangat efektif dalam mengubah
wujud kesadaran akan sebuah permasalahan yang dikenal namun tidak dipahami dari sisi HAM.
Permasalahan yang diangkat dapat berupa masalah kesejahteraan, seperti tunawisma atau layanan
kesehatan, atau situasi sosial, seperti penyakit mental atau akses bagi penyandang disabilitas, dan,
melalui penumbuhan kesadaran akan kewajiban-kewajiban HAM serta mengungkapkan pengalaman
dari mereka yang menderita akibat terjadinya pelanggaran, dapat mengubah wujud pemahaman akan
masalah dan posisi hukum para korban.
2.3. Apakah permasalahan tersebut telah menjadi subyek dari investigasi intensif
sebelumnya
Suatu penyelidikan nasional harus dapat menambah secara signifikan pengetahuan dan pemahaman
akan sebuah permasalahan. Tidak harus terbatas pada permasalahan yang belum pernah dikaji
sebelumnya namun harus dapat memperkaya pengetahuan mengenai subyek tersebut dan
menambahnya secara signifikan, bila harus dijustifikasi. Penyelidikan harus menjadi suatu
terobosan”, tidak sekedar sebuah proses yang mengulang di tempat yang sama. Bila sebelumnya
telah dilakukan investigasi intensif dan kajian mengenai permasalahan terkait, Komnas mungkin
hanya dapat menambahkan sedikit hal pada pengetahuan yang telah ada melalui penyelidikan
nasional dan oleh karenanya lebih baik untuk fokus pada permasalahan yang berbeda.
2.4. Seberapa besar komitmen eksternal terkait permasalahan tersebut
Agar dapat berjalan efektif, penyelidikan nasional memerlukan keterlibatan masyarakat sipil yang aktif
yang akan berkolaborasi dalam pelaksanaan penyelidikan, memberikan kontribusi dalam dengar
kesaksian dan proses-proses lainnya, serta mendukung dan membela rekomendasi-rekomendasinya.
Advokasi publik merupakan hal yang penting untuk penerapan rekomendasi sebuah penyelidikan
tetapi Komnas tidak dapat membangun sebuah gerakan yang dikenal luas di seputar permasalahan
tersebut bila tidak ada apa pun yang bisa digunakan untuk memulai. Hal tersebut bisa dibangun di
atas gerakan baru namun tidak bisa dibangun bila tidak ada landasan apa pun. Menilai kekuatan dari
komitmen masyarakat sipil terkait suatu permasalahan, dan potensi untuk membangun momentum
demi penerapannya, merupakan sebuah bagian penting dalam mengevaluasi potensi permasalahan
yang dapat diinvestigasi.
Tekanan eksternal pada Komnas merupakan sebuah indikator akan adanya komitmen eksternal
terhadap suatu isu. Tekanan eksternal tidak dapat dijadikan satu-satunya atau bahkan ukuran utama
namun dapat menjadi indikator yang berguna dari persepsi masyarakat tentang sebuah
permasalahan dan komitmen terhadap sebuah kemungkinan penyelidikan nasional.
Indikator lain yang terkait adalah kekuatan politik dan kekuatan populer organisasi-organisasi nonpemerintah yang telah terlibat dalam permasalahan tersebut. Bila organisasi-organisasi nonpemerintah yang melakukan advokasi untuk penyelidikan memiliki pengaruh dan mengakar di
masyarakat, maka Komnas tahu bahwa akan ada pembelaan yang kuat bagi penyelidikan ketika
penyelidikan berlangsung dan bagi rekomendasi-rekomendasinya saat penyelidikan tersebut
berakhir. Di sisi lain, bila masalah tersebut melibatkan pelanggaran HAM yang serius dan sistematis,
seperti mengabaikan hak-hak individu penyandang penyakit mental, Komnas dapat memutuskan
untuk melanjutkan penyelidikan bahkan bila tidak ada organisasi non-pemerintah yang sedang
mengerjakan permasalahan tersebut.
2.5. Apa potensinya untuk membangun animo masyarakat yang lebih luas dan berjangka
panjang terhadap permasalahan tersebut
Agar berjalan efektif, penyelidikan nasional harus membangun dan memelihara momentum.
Penyelidikan harus membangun dan menjaga animo dan dukungan masyarakat. Hal ini berbeda
dengan persepsi masyarakat akan kepentingan permasalahan. Banyak permasalahan HAM yang
dinilai penting namun animo masyarakat rendah dan tidak ada tekanan publik untuk
menyelesaikannya. Agar penyelidikan nasional terlaksana dengan efektif, maka penyelidikan harus
dapat menumbuhkan ketertarikan dan tekanan tersebut serta memelihara keduanya untuk jangka
panjang. Dukungan ini harus dibangun dan dipelihara di antara konstituensi (warga yang diwakili)
yang lebih luas bukan di antara kelompok ahli dan kelompok utama yang berkepentingan yang
secara khusus terikat pada permasalahan tersebut. Sebuah faktor penting dalam memutuskan
Bab 3: Memilih persoalan
15