Panduan Pelaksanaan Penyelidikan Nasional terhadap Pelanggaran HAM dengan Pola Sistematis
Bab 3:
Memilih persoalan
PERTANYAAN PENTING
Mengapa penting untuk memilih permasalahan HAM yang tepat untuk
penyelidikan nasional?
Permasalahan apa saja yang mempunyai karakteristik yang tepat bagi
pendekatan penyelidikan nasional?
Kriteria apakah yang dapat diterapkan dalam memilih sebuah permasalahan?
1. PENTINGNYA MEMILIH PERMASALAHAN YANG PALING TEPAT
Proses penyelidikan nasional paling sesuai dengan investigasi atas situasi pelanggaran hak-HAM
yang rumit.
Penyelidikan nasional merupakan alat yang baik untuk menangani situasi HAM yang paling rumit
yang dihadapi oleh Komnas. Penyelidikan nasional tidak sesuai untuk mengatasi pengaduan
pelanggaran HAM perseorangan atau terpisah tapi lebih sesuai untuk menangani pola-pola
pelanggaran yang berlaku di seluruh negeri atau bagian signifikan dari negeri tersebut. Ini adalah
sebuah dimensi ruang. Ada pula dimensi waktu. Suatu penyelidikan nasional merupakan alat yang
baik untuk menangani sebuah pola historis dari pelanggaran—pelanggaran HAM, seperti praktikpraktik yang telah melekat selama bertahun-tahun atau beberapa dekade dalam sejarah dan budaya
sebuah negara dan hal tersebut sangat sulit untuk diinvestigasi berdasarkan aksi-aksi perseorangan
secara terpisah. Kerumitan dari situasi yang tengah diinvestigasi menuntut adanya tanggapan dari
sejumlah pihak, tidak hanya Pemerintah. Proses penyelidikan nasional memungkinkan dilakukannya
identifikasi terhadap semua yang memiliki peranan di masa lalu, masa kini dan masa yang akan
datang terkait dengan situasi atau sebagian tanggung jawab atas akibat atau konsekuensinya.
Sehingga dapat menghasilkan temuan serta rekomendasi yang berhubungan dengan semua pihak
yang berbagi tanggung jawab.
Dalam memilih permasalahan sebagai topik penyelidikan nasional, faktor-faktor tersebut harus ikut
menjadi bahan pertimbangan. Tidak semua permasalahan memiliki karakteristik yang tepat untuk
metodologi penyelidikan nasional. Permasalahan yang akan diinvestigasi harus dipilih berdasarkan
landasan bahwa sebuah penyelidikan nasional secara khusus tepat sebagai sebuah mekanisme
untuk menghadapi pola-pola pelanggaran HAM yang sistematis atau historis.
Tiga pertimbangan yang harus diingat:
Permasalahan tersebut wajib mempunyai dimensi HAM yang kuat dan jelas. Masalah
tersebut dapat mencakup pelanggaran atas hak tertentu atau sekelompok hak asalkan hakhak tersebut diidentifikasi secara jelas sejak awal sehingga Komnas dan masyarakat yang
lebih luas mengetahui bahwa penyelidikan itu menyangkut hak-hak asai manusia dan apa
persisnya hak-hak tersebut.
Proses penyelidikan khususnya lebih tepat untuk menginvestigasi dan menangani
pelanggaran-pelanggaran hak-hak ekonomi, sosial dan budaya. Pertimbangan yang cermat
harus diberikan untuk mengetahui apakah terdapat situasi pelanggaran atas hak-hak
tersebut yang dapat dan harus diselidiki oleh Komnas.
Permasalahan harus dipilih dengan memandang adanya peluang bagi pendidikan HAM
melalui sifat umum metodologi penyelidikan nasional.
Bab 3: Memilih persoalan
13