BAB IV D I N A M I K A L I N G K U N G A N S T R AT E G I S Hal yang lebih utama di periode globalisme ini adalah untuk mengetahui bagaimana interaksi-interaksi atau kontestasi-kontestasi yang terjadi antara global-regional (gloreg); global-nasional (glonas) dan global-lokal (glokal);5) selanjutnya apa saja konsekuensi logis bagi perkembangan dinamika lokal, nasional, regional dan global itu sendiri yang harus diantisipasi, yang mana dalam konteks pembahasan ini adalah untuk menjaga eksistensi nasionalitas keindonesiaan. Karena pada kenyataannya (lihat Gambar 2), setiap nasionalisme selalu berkembang atau mati dalam konteks kompetisi dengan sesama nasionalisme (antar negara); nasionalisme versus lokalisme sebagaimana yang ditunjukkan oleh kehadiran kesadaran politik etnonasionalisme; nasionalisme versus regionalisme sebagaimana tercermin dari kasus migrasi Rohingya dari Myanmar; dan nasionalisme versus globalisme seperti kasus-kasus narkoba dan terorisme. Apakah sebuah nasionalisme akan mengambil tindakan konfrontatif (dengan konsekuensi menanggung biaya yang besar dan sulit diproyeksikan), atau pun kooperatif (dengan menanggung biaya yang lebih murah dan dapat diprediksikan). Ada beragam pendefinisian tentang globalisasi, maka dalam konteks ini hanya mengacu pada pandangan sosiologis dari Ritzer yang mengatakan: “... globalisasi sebagai sebuah proses atau serangkaian proses lintas-planet/bumi yang melibatkan meningkatnya kecairan dan tumbuhnya arus manusia, benda, tempat, dan informasi multi-arah sekaligus struktur yang mereka jumpai dan ciptakan yang menjadi hambatan bagi, atau mempercepat, arus-arus tersebut.”6) Selanjutnya, apakah implikasi globalisasi terhadap –yang merupakan salah satu tema besar di dalam studi globalisasi-- peran dan otoritas Negara? Apakah negara-bangsa semakin fungsional atau disfungsional sejak memperoleh keistimewaan dari Perjanjian Westphalia pada 1648? Jadi 5) Glokal dikenal dengan ucapan: berpikir global, bertindak lokal. 6) Lihat Dean dan Ritzer: “Globalisasi,” dalam Ritzer (Edt), Sosiologi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2013. Halaman 919. Ada pun tema-tema besar tentang globalisasi, antara lain: peran dan otoritas negara; perusahaan multinasional (transnasional); globalisasi dan lingkungan; ketidaksetaraan global; globalisasi dan teknologi; serta perlawanan terhadap, dan penciptaan aneka alternatif di dalam, globalisasi. 66 Pancasila, Hak Asasi Manusia dan Ketahanan Nasional

Select target paragraph3