PEMENUHAN HAK KELOMPOK MINORITAS DAN RENTAN DI INDONESIA
aparatur Negara untuk menguasai tanah-tanah tersebut dengan melakukan
penggusuran. Tidak heran jika isu penggusuran juga banyak diadukan dan ditangani.
Banyak kasus merupakan sengketa lahan yang telah berlangsung lama dan melibatkan banyak pihak serta memiliki kerumitan penyelesaian, misalnya klaim kawasan
hutan, klaim aset TNI, klaim asset Pemda, klaim asset BUMN/ BUMD, sedangkan
yang menjadi korban adalah masyarakat marginal, masyarakat adat, kelompok tani,
ƉĞƚĂŶŝ͕LJĂŶŐƐĞůĂŵĂďĞƌƚĂŚƵŶͲƚĂŚƵŶƟĚĂŬďĞƌĚĂLJĂŵĞŶŐŚĂĚĂƉŝ ŬĞŬƵĂƚĂĂŶ EĞŐĂƌĂ
ĂƚĂƵ<ŽƌƉŽƌĂƐŝ͘,ĂůŝŶŝƐĂŶŐĂƚƌĞŶƚĂŶŵĞŵŝĐƵƚĞƌũĂĚŝŶLJĂŬŽŶŇŝŬƐŽƐŝĂůƉĂĚĂǁĂŬƚƵŶLJĂŬĞƟŬĂƵƉĂLJĂƉĞŶLJĞůĞƐĂŝĂŶƟĚĂŬďĞƌũĂůĂŶ͘hŶƚƵŬŝƚƵ͕ƟƉŽůŽŐŝƐĞŶŐŬĞƚĂůĂŚĂŶLJĂŶŐ
ƐƚƌƵŬƚƵƌĂů͕ƐĂŶŐĂƚƚĞƉĂƚďŝůĂĚŝƐĞůĞƐĂŝŬĂŶŵĞůĂůƵŝƉƌŽƐĞƐŵĞĚŝĂƐŝ͘<ĞƟŵƉĂŶŐĂŶƐƚƌƵŬƚƵƌĂůĂŶƚĂƌĂŵĂƐLJĂƌĂŬĂƚŬĞƟŬĂďĞƌŚĂĚĂƉĂŶĚĞŶŐĂŶEĞŐĂƌĂĚĂŶ<ŽƌƉŽƌĂƐŝŵĞŶũĂdikan peran mediasi Komnas HAM sangat dibutuhkan untuk menguatkan posisi
ŵĂƐLJĂƌĂŬĂƚĚĂůĂŵƵƉĂLJĂƉĞŶLJĞůĞƐĂŝĂŶƐĞŶŐŬĞƚĂĚĂŶŵĞŶĐĞŐĂŚƚĞƌũĂĚŝŶLJĂŬŽŶŇŝŬ
sosial.
Jumlah Sengketa Berdasarkan Isu
ĂƚĂƐ^ĞŶŐŬĞƚĂͬ<ŽŶŇŝŬLJĂŶŐdĞƌũĂĚŝ
ISU
Lahan
JUMLAH
SENGKETA
275
Ketenagakerjaan
108
Kepegawaian
32
Penggusuran
40
Aset TNI
14
Rumah Dinas
19
Lingkungan
14
Kesehatan
15
Agama
8
Kelompok Rentan
10
Keluarga
7
Pendidikan
32
Lain-lain
21
TOTAL
595
84
Isu hak atas pekerjaan dan hak-hak
pekerja menduduki peringkat kedua sebagai
isu yang banyak ditangani oleh Subkomisi
Mediasi. Kondisi perekonomian nasional yang
belum stabil juga berdampak pada terkuranginya kesejahteraan pekerja. Kondisi ini
pada akhirnya menimbulkan berbagai pelanggaran hak-hak pekerja, misalnya upah
di bawah minimum, kebijakan PHK massal,
dan lain sebagainya. Pada isu ketenagakerjaan ini yang menjadi korban adalah kaum
marginal yaitu buruh. Pada kondisi terƚĞŶƚƵ͕ ũŝŬĂ ŬĞůŽŵƉŽŬ ŵĂƌŐŝŶĂů ŵĞƌĂƐĂ ƟĚĂŬ
tersedia saluran yang mereka percaya untuk
menyampaikan aspirasi, maka akan berpotensi terjadi kekerasan sosial. Untuk itu
penanganan isu ini diupayakan melalui
proses mediasi, baik konsultasi dan negosiasi-negosiasi, untuk menyelesaikan perŵĂƐĂůĂŚĂŶĚĂŶŵĞŶĐĞŐĂŚƚĞƌũĂĚŝŶLJĂŬŽŶŇŝŬ
sosial.
/ƐƵůĂŝŶLJĂŶŐŵĞŶĚĂƉĂƚƉĞƌŚĂƟĂŶĂĚĂůĂŚ
isu kebebasan beragama dan berkeya-
Laporan Tahunan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia Republik Indonesia (KOMNAS HAM) 2016
Select target paragraph3
Connect to a paragraph
Connect to an entity
Disable highlights
Add to table of contents