Pendahuluan
1. Latar Belakang
Buku ini disusun sebagai bagian dari upaya Komnas HAM untuk meningkatkan kesadaran
HAM aparat negara dalam kerangka penghormatan, penegakan, dan pemenuhan HAM di
Indonesia. Selain itu, buku ini diharapkan dapat digunakan oleh lembaga lain, para fasilitator
HAM, penyuluh HAM, pendidik HAM, dan masyarakat umum dalam kerangka peningkatan
kesadaran untuk penghormatan dan pemajuan HAM. Sebagai langkah awal dalam upaya
tersebut, Komnas HAM memulainya dengan upaya membangun pemahaman yang sama di
antara Komisioner dan para staf yang bekerja di Komnas HAM.
Program ini dimulai pada 2004 melalui perancangan Program Peningkatan Kesadaran HAM
yang kemudian diimplementasikan menjadi Program Pelatihan Dasar HAM. Secara umum,
proses ini terdiri atas empat tahap, yaitu analisis kebutuhan, pengembangan kurikulum dan
manual pelatihan, Pelatihan Dasar HAM, serta sosialisasi. Setelah melakukan Pelatihan Dasar
HAM selama lima kali berturut-turut, dari April hingga Juni 2005, dilakukan evaluasi pada
setiap tahapnya. Penyempurnaan kurikulum dilakukan untuk menghasilkan manual yang
dapat digunakan pada proses pelatihan selanjutnya. Pada 2006, Komnas HAM menerbitkan
Manual Pelatihan Dasar HAM: Pegangan Fasilitator yang merupakan hasil dari proses yang
berlangsung sejak 2004 tersebut. Manual ini diharapkan dapat menjadi model rujukan bagi
lembaga lain, khususnya kementerian, dan institusi pemerintah lainnya.
Sejak itu, Komnas HAM menyandarkan pelatihan-pelatihan HAM yang dilakukan dengan
merujuk pada manual ini. Berdasarkan pengalaman menyelenggarakan pelatihan HAM
sejak 2008, Komnas HAM mencatat adanya berbagai perkembangan terbaru yang layak
diperhatikan. Di antaranya, berkembanganya isu perubahan iklim (climate change), isu bisnis
dan HAM, termasuk isu non-state actors dan isu terkini lainnya. Terlebih lagi, sejak 2008,
Komnas HAM menggunakan sumber daya fasilitator internal, yang sebagian merupakan
fungsional penyuluh HAM Komnas HAM, dalam menyelenggarakan pelatihan-pelatihan
HAM. Untuk itulah Komnas HAM selanjutnya berupaya menyempurnakan manual ini,
dengan memaksimalkan sumber daya internal yang ada. Pada 2015, manual ini diterbitkan
kembali dengan edisi revisi.
2. Tentang Manual
Buku ini adalah buku pertama dari dua buku yang disusun untuk keperluan penyelenggaraan
pelatihan dasar HAM. Buku pertama ini memberi uraian tentang kurikulum pelatihan,
pengenalan secara umum tentang pelatihan partisipatif dan sejumlah metodenya, serta
modul yang akan digunakan sebagai acuan untuk proses pelatihan dasar HAM. Dengan
Manual Pelatihan Dasar HAM: PEGANGAN FASILITATOR
ix