Pemilihan tempat juga harus memperhatikan jarak dari kantor tempat panitia
penyelenggara pelatihan. Bila tempatnya jauh harus diperhatikan waktu tempuhnya
untuk sampai ke tempat tersebut agar tidak mengganggu jadwal yang telah direncanakan
dari awal.
3.
Peralatan Teknis dan Materi Pelatihan
Agar pelatihan berjalan baik, ketersediaan peralatan teknis dan kebutuhan alat tulis
kantor yang diperlukan mesti diperhatikan. Peralatan tersebut antara lain audio visual,
listrik dan genset cadangan, alat tulis, papan tulis dan perlengkapannya, serta sound
system.
Selain itu, materi yang dibutuhkan untuk pelatihan harus tersedia dalam bentuk soft
copy ataupun cetak. Materi yang diperlukan di antaranya modul, peralatan fotokopi,
film, dan kliping media.
4.
Penentuan Peserta
Pelatihan Dasar HAM ini ditujukan kepada para peserta tertentu. Untuk itu, sejak awal
tim panitia harus mengetahui biodata lengkap dari para peserta yang akan mengikuti
pelatihan. Penentuan peserta harus menggunakan kriteria yang jelas. Bila diperlukan,
harus ada proses seleksi yang transparan dan kredibel. Sebaiknya pemilihan peserta
memperhatikan keterwakilan gender yang signifikan.
5.
Assessment Pra-Training
Assessment (semacam penilaian atau evaluasi) sebelum pelatihan dilaksanakan juga
merupakan hal penting yang perlu dilakukan. Melalui assessment ini dapat diketahui
motivasi, keinginan, dan harapan para peserta. Melalui assessment pula akan terpetakan
tentang kemampuan yang telah dimiliki para peserta, akan tergali hal-hal penting dari
peserta yang dapat dibagikan atau ditularkan saat pelatihan berlangsung. Assessment
akan sangat membantu para fasilitator untuk menjaga alur dan ritme pelatihan bisa
berjalan efisien dan tepat waktu.
6.
Fasilitator dan Sumber Daya Manusia
Pemilihan fasilitator sangat diperlukan. Sebaiknya dalam pelatihan ini melibatkan
fasilitator yang telah berpengalaman dan fasilitator yang jam terbangnya belum banyak.
Pasangan fasilitator seperti itu akan menjadikan ajang pelatihan ini sebagai proses
transfer pengetahuan dan keterampilan yang mengasyikkan. Fasilitator senior bisa
berperan sebagai koordinator tim substansi. Para fasilitator sebaiknya telah menentukan
pembagian tugas sejak awal, termasuk antisipasi bila ada kendala di tengah jalan.
Hal lainnya yang perlu diperhatikan adalah observer. Observer pelatihan sebaiknya
seseorang yang telah memiliki jam terbang tinggi (senior) di bidang pelatihan. Sumber
daya manusia lainnya adalah kebutuhan untuk tim teknis. Susunan tim teknis sebaiknya
juga diisi oleh orang yang telah berpengalaman dan yang belum banyak pengalaman.
Mereka harus saling melengkapi dan mendukung dari awal sampai akhir kegiatan.
Manual Pelatihan Dasar HAM: PEGANGAN FASILITATOR
xxi