4.4 Rekomendasi
Rekomendasi adalah bagian terpenting dari siklus pemantauan. Sebuah Laporan
Pemantauan akan kehilangan tujuan mencapai perubahan jika tidak bisa merumuskan
rekomendasi yang tepat dan efektif bagi para pihak yang dimintakan perbaikan di
dalamnya. Rekomendasi juga biasanya menjadi bagian dari Laporan Pemantauan tempat
penahanan yang dibaca dengan seksama. Rekomendasi juga merupakan hasil analisa
ahli dari disiplin-disiplin ilmu yang beragam yang disusun oleh lembaga pemantau.
Rekomendasi akan menjelaskan dan memberikan prioritas dalam tindakan yang harus
diambil untuk meningkatkan penghormatan terhadap HAM dalam situasi-situasi
pencabutan kebebasan.
Rekomendasi perlu membuat kontribusi konstruktif terhadap penyelesaian masalah dan
memberikan kerangka kerja terstruktur untuk berdialog dengan pihak yang berwenang.
Rekomendasi seyogyanya membentuk suatu landasan untuk evaluasi berkala dan
tindak lanjut oleh lembaga pemantau dan pihak yang berwenang itu sendiri.
Untuk memastikan rekomendasi dapat dilaksanakan maka rekomendasi harus memuat
hal-hal sebagai berikut:
a. Rekomendasi harus spesifik, dapat diukur, dapat dicapai, berorientasi
pada hasil, terikat waktu, serta mengandung saran atau solusi.
b. Rekomendasi juga harus memikirkan prioritas, tata urutan dan resiko
dari pelaksanaan rekomendasi.
c. Rekomendasi harus ditujukan langsung kepada pihak yang berwenang
atas tempat yang dikunjungi agar pejabat berwenang dapat melakukan
dialog dalam melindungi tahanan serta memperbaiki kondisi tempat
penahanan.
d. Terikat waktu, dalam arti rekomendasi harus dirumuskan apa yang bisa
dicapai dalam jangka waktu yang pendek, menengah dan panjang.
Batas waktu harus realistis dan secara logis mengikuti uraian persoalan
tersebut.
e. Rekomendasi dapat ditujukan kepada para pihak yang bertanggung
jawab baik pihak eksternal dari tempat-tempat penahanan maupun
kementerian (seperti perundang-undang, kebijakan pemidanaan dan
penyediaan staf pelatihan).
101