PENGADILAN RNASIONAL PERANG INTE UAN N TA KEJAHA REMP TERHADAP PE SEMBER 2001 DE 4 N SA TU KEPU 6. Malaysia Tentara Jepang menginvasi Malaya pada 8 Desember 1941, s­ekitar satu jam sebelum mereka memulai penyerangan terhadap Pearl ­Harbour dan juga membom Singapura beberapa jam sesudahnya. Pada saat ­Singapura diduduki,pasukan ke-25 pimpinan Letnan J­enderal ­ YAMASHITA, ­sebagai salah satu unit dari Tentara wilayah Selatan yang dikomandoi TERAUCHI, mendarat di bagian utara Semenanjung M ­ alaysia130. Pada 15 Februari 1942, militer Jepang telah ­menguasai seluruh ­Semenanjung Malaysia dan Singapura. YAMASHITA kemudian m ­ embentuk organisasi pemerintahan militer disitu. Pada kurun tersebut--April sampai Agusuts 1945 ITAGAKI menjabat ­sebagai Komandan pasukan Wilayah ke-7 yang bermarkas di Singapura dan membawahi sub-divisi yang bertugas mempertahankan berbagai wilayah lainnya di Malaya dan Indonesia131. Tidak lama setelah menguasai Singapura, YAMASHITA memerintahkan para komandan garnisun untuk “menjalankan penaklukan total atas elemen-elemen Anti-Jepang di seluruh kepulauan Cina” dalam tiga hari, dimulai pada 21 Februari 1942132. Penduduk etnis Cina dijadikan target utama pembantaian karena mereka t­ elah membantu ­Sekutu melawan tentara Jepang yang bergerak maju. ­ Pembunuhan ­ massal tersebut dilakukan secara sewenang-wenang melalui p ­ rogram yang disebut Pengumpulan untuk Inspeksi dan ­ Identifikasi, di mana ­ keputusan untuk membunuh sepenuhnya ­ diserahkan kepada para ­ pemimpin skuadron133. Serdadu mengangkut para korban dengan truk-truk militer ke daerah pedesaan atau hutan dan ­kemudian mengeksekusi mereka dengan senapan mesin134. Ini menunjukkan bahwa Jepang telah bertindak amat jauh dalam timdak kejahatan terhadap warga sipil di daerah yang d­idudukinya dan dalam menarget kelompok tertentu. Pola ini konsisten dengan p­erilaku tentara Jepang di daerah pendudukan lainnya. 7. Indonesia Indonesia, yang dahulu dikenal sebagai Dutch East Indies, merupakan koloni Belanda selama perang Asia-Pasifik. IMTFE menemukan bahwa Jepang sejak lama berencana menginvasi Indonesia, untuk “­ mencapai dominasi militer, kelautan, politik, dan ekonomi di Asia Timur dan Samudra Pasifik dan Hindia, dan atas seluruh kepulauan 58

Select target paragraph3

Connect to a paragraph
Connect to an entity
Disable highlights
Add to table of contents