PENGADILAN RNASIONAL
PERANG INTE UAN
N
TA
KEJAHA
REMP
TERHADAP PE SEMBER 2001
DE
4
N
SA
TU
KEPU
HIROHITO Emperor Showa adalah Kepala Negara Jepang dan Panglima
Tertinggi Angkatan Bersenjata. Kekuatan politiknya bersifat independen
dan berada di atas kekuatan legislatif, yudikatif, dan administratif yang
dimiliki Pemerintah Jepang. Perdana Menteri, Kementerian Perang,
Kementerian Dalam Negeri, dan anggota kabinet lainnya terikat oleh
Konstitusi Meiji untuk memberikan nasihat kepada HIROHITO mengenai
hubungan politik domestik mauupun international serta operasi militer
Jepang. Gubernur-Jenderal Taiwan dan Korea juga langsung melapor
kepadanya.
ANDO Rikichi adalah Komandan the 21st Army dari November 1938
sampai Februari 1940 dan Komandan wilayah China Selatan dari Februari
sampai Oktober 1940. Ia juga menjabat sebagai Komandan Taiwan dari
November 1941 sampai Februari 1945. Sejak Desember 1944 sampai
akhir masa perang, ANDO menjabat sebagai Gubernur Jenderal Taiwan.
HATA Shunroku bertindak sebagai Komandan Taiwan Army dari Agustus
1936 hingga Agustus 1937 dan Komandan Central China Expeditionary
Army pada 1938. Setelah menjabat sebagai Menteri Peperangan dari
Agustus 1939 sampai Juli 1940, pada Maret 1941 HATA ditunjuk sebagai
Komandan China Expeditionary Army hingga November 1944.
ITAGAKI Seishiro menjabat sebagai Menteri Peperangan dari Juni 1938
sampai Agustus 1939. Dengan demikian, ia bertanggung jawab langsung
kepada Kaisar. ITAGAKI ditunjuk sebagai Kepala Staf China Expeditionary
Force dari Agustus 1939 sampai Juli 1941. Ia juga bertindak sebagai
Komandan Korea Army dari Juli 1941 sampai April 1945, ketika mulai
menjabat sebagai Komandan the 7th Area Army yang ditempatkan di
Asia Tenggara.
KOBAYASHI Seizo adalah Gubernur-Jenderal Taiwan dari 1936 sampai
1940. Dalam kapasitasnya sebagai Menteri Kabinet sejak Desember
1944 sampai Maret 1945, KOBAYASHI melapor kepada Kaisar.
MATSUI Iwane menjabat sebagai Komandan Shanghai Expeditionary
Army dan Central China Area Army selama tujuh bulan pada periode
1937 dan 1938.
12