PENGADILAN RNASIONAL
PERANG INTE UAN
N
TA
KEJAHA
REMP
TERHADAP PE SEMBER 2001
DE
4
N
SA
TU
KEPU
Para saksi telah membuat keputusan untuk memecahkan kebisuan
publik yang selama lebih dari lima puluh tahun telah mendekap m
ereka.
Sebagian besar menyatakan dapat meraih kekuatan ‘bicara’ setelah
saling mendengar kesaksian perempuan lain yang senasib.
Bagian berikut membahas dampak kekerasan seksual baik pada saat
kejahatan dilakukan maupun dalam hidup mereka sesudahnya. B
agian
ini juga menggarisbawahi dampak negatif yang diakibatkan oleh
impunitas terhadap kejahatan-kejahatan tersebut.
J. KESAKSIAN AHLI MENGENAI DAMPAK PERBUDAKAN SEKSUAL
Para Jaksa Penuntut menghadirkan Lepa Mladjenovic, seorang psikolog
dan pakar kekerasan seksual terhadap perempuan dalam konflik
bersenjata, yang menguraikan tentang kerugian yang diderita para
korban maupun hal-hal yang dapat membantu mereka memulihkan
diri. Ia memberikan kesaksian, pada umumnya korban-penyintas
kekerasan seksual mengalami tiga tahapan kerugian setelah kekerasan
berhenti. Tahap pertama ditandai dengan dialaminya syok dan mati
rasa, tidak dapat mempercayai kejadian yang menimpa dirinya. Tahap
kedua muncul ledakan-ledakan emosional, kilas balik, rasa malu
yang hebat, rasa bersalah, rasa takut, dan hilangnya rasa percaya diri.
Penyintas juga mengalami perubahan citra tubuh dan mungkin depresi,
terlintas untuk bunuh diri, dan kehilangan kepercayaan terhadap dunia
luar. Ia juga mungkin kesulitan berkonsentrasi dan bermasalah d
engan
memori jangka pendek. Selain itu, ia mungkin mengisolasi dirinya
karena tidak mampu mempercayai siapa pun. Ia mungkin m
emutuskan
untuk tidak menikah atau membina hubungan dekat atau mungkin
mengalami penolakan dari komunitasnya. Tahap ketiga m
ungkin dapat
berlangsung sepanjang sisa hidup para penyintas. Mungkin saja setiap
saat terlintas niat bunuh diri, untuk melawan penderitaan psikologisnya.
Tidak dapat melupakan traumanya. Ia mungkin dapat menemukan
kembali keterkaitan jiwa dengan tubuhnya, atau mungkin pula terus
merasa bahwa tubuhnya adalah sesuatu yang asing. G
ejala-gejala
yang timbul pada tahap pertama dan kedua dapat muncul kembali.
Perempuan yang melahirkan anak sebagai akibat perkosaan menderita
konflik emosional yang sangat ekstrem.
Menurut Lepa Mladjenovic, trauma yang timbul akibat kekerasan
seksual dalam konflik bersenjata akan sangat intensif karena beberapa
158
Select target paragraph3
Connect to a paragraph
Connect to an entity
Disable highlights
Add to table of contents