Temuan
FAKTA-FAKTA
teriakan ketakutan. Sejumlah perempuan juga diperkosa didepan
keluarga dan teman-temannya. Banyak di antara para korban yang pada
saat itu masih gadis dan belum mulai mengalami menstruasi.
Natalia Manimbo Alonzo, Esther de la Cruz Balingit, Guillerma Sombillo
Balingit, Virginia Manalastas Bangit, Juanita Maniego Briones, Rosaria
Culala Buco, Rosalina Buco, Rufina Quilantang Catacutan, M
axima
Reala de la Cruz, Victoria Manalili de la Cruz, Petronilla Ocampo de la
Cruz,Maria de la Paz Balagtas Culala, Januaria Galang Garcia, Rufina
Quaderna Gulapa, Teodora Marin Hernandez, Maria Reyes Pangilinan,
Lucila
Hernandez Payawal, Fermina Bulaon de la Pena, Florencia
Macapagal de la Pena, Teofila Regala Punzalan, Belen Alonso Sagum,
TarcilaMangulabnan Sampang, Corazon Manhili Suba, dan Caridad
Lansangan Turla bersaksi bahwa mereka dipaksa pergi ke Bahay na Pula,
dan setelah tiba di sana, tentara Jepang melakukan tindak kekerasan
seksual terhadap mereka. Senaida Punzalan de la Cruz dan Mauricia de
la Pena Domingo juga diperkosa pada hari itu.
Natalia Manimbo Alonzo bersaksi, “Saya disiksa secara seksual dari pukul
12 siang tengah malam. Saya kesakitan, syok, dan mati rasa s esudahnya.”
Esther de la Cruz Balingit bersaksi, seorang tentara mendorongnya hingga
ia terjatuh di rumput, kemudian mengikat kakinya. Ia mengatakan,
“Saya kesulitan bergerak dan saya tahu sesuatu yang mengerikan akan
menimpa saya.” Sesudah tentara yang pertama memperkosanya, tentara
yang sebelumnya bertugas menjaga
bergantian
memperkosanya.
Guillerma Sombillo Balingit bersaksi, “Setelah mereka memperkosa saya,
tubuh terasa sangat lemah, sehingga saya tidak d
apat bergerak sampai
pagi harinya.” Virginia Manalastas Bangit bersaksi, ia berada di sana
bersama keponakan perempuannya dan seorang gadis lain. Walaupun
para tentara menyeret mereka ke ruangan yang berbeda-beda dalam
rumah tersebut, ia dapat mendengar perempuan lainnya menjerit,
menangis, dan dipukuli seperti dirinya. Ia juga bersaksi, beberapa tentara
menutupi kepala mereka dengan kantong kain
menyembunyikan
wajahnya. Juanita Maniego Briones bersaksi, “Saya masih mendengar
bibi saya memohon agar saya tidak diperkosa karena baru 12 tahun dan
belum menjadi perempuan dewasa.” Permohonan itu tidak dihiraukan
dan tentara tersebut tetap meneruskan aksinya. Ia berkata, “Saya takut
mati dan berharap laki-laki ini berhenti menyakiti saya. Saya merasa
begitu kesakitan, sampai berpikir saya akan mati.”
141
Select target paragraph3
Connect to a paragraph
Connect to an entity
Disable highlights
Add to table of contents