Temuan
FAKTA-FAKTA
Young-hee Shim dari Departemen Sosiologi Universitas Hanyang
(“Kebisuan dan Dampak Sosial ‘Comfort Women’ Korea: Fokus terhadap
Kehidupan Mereka Setelah Kembali”) melaporkan bahwa sebagian
perempuan Korea memang kembali ke Korea, tapi tidak banyak yang
kembali ke kota asal mereka. Young-hee Sim menekankan bahwa para
perempuan pasti memiliki alasan yang sangat kuat untuk tidak k embali
ke daerah asalnya terkait hal-hal yang sangat tidak sejalan dengan n
ilainilai sosial tradisional di masa itu.
Beberapa orang saksi-penyintas bersaksi, walaupun berhasil melarikan
diri dari “comfort station” tidak berarti mereka aman. Yuan Zhulin
bersembunyi di sebuah kapal, di bawah perlindungan seorang “tuan
tanah yang baik”. Maxima Regala de la Cruz bersaksi, ia dan ibunya
pulang ke rumah setelah berhasil melarikan diri,namun mereka tetap
hidup di bawah kendali pihak Jepang.
Beberapa saksi bersaksi mereka dibebaskan dari “comfort stations”
sebelum perang berakhir. Lu Mang-Mei diizinkan pergi setelah
mendapatkan surat keterangan medis, dan Jan Ruff-O’Herne bersama
sekelompok perempuan ‘Indo’ dikembalikan ke kamp tawanan sipil,
dan ditahan sampai perang berakhir. Di kamp mereka dimusuhi oleh
tawanan lainnya dan menyebut mereka “pelacur”. Para perempuan yang
diperbolehkan meninggalkan “comfort stations” Secara umum akan
dianggap “tidak berguna” karena penyakit, kehamilan, atau kondisi fisik
yang buruk.
Sejumlah perempuan tetap ditahan sebagai pekerja rodi bahkan setelah
Jepang dikalah. Kim Bok-Dong bersaksi, ia dan 300 perempuan lainnya
dibawa ke Rumah Sakit Tentara Divisi ke-10, dipaksa bekerja sebagai
perawat sekaligus petugas kebersihan, sampai suatu saat seorang
kerabat menemukannya dan membawanya pulang.
Banyak juga yang tidak selamat dalam perjalanan pulang. Ahn B
ukSon bersaksi, ia satu-satunya yang selamat karena semua perempuan
di “comfort station” nya tewas ketika kapal yang mengangkut mereka
pulang di bom dan tenggelam.
Para perempuan yang berusaha pulang masih harus menghadapi
kesulitan dan terus terasing selama beberapa bulan atau bahkan tahunan.
Teng Kao Pao-Chu kembali ke Taiwan dari Burma, melaluiThailand dan
135
Select target paragraph3
Connect to a paragraph
Connect to an entity
Disable highlights
Add to table of contents