materi presentasi dan pertanyaan tertulis yang dibagikan dalam webinar
tersebut.9
Perlu diketahui bahwa hasil survei di atas mengenai TPB dan HAM juga
telah diolah dalam laporan berjudul “Working with the 2030 Agenda to Promote
Human Rights: NHRI Initiatives in the Asia Pacific Region” yang telah dipublikasi
oleh DIHR.10 Namun demikian negara yang menjadi pembahasan pada laporan
tersebut tidak meliputi Kirgistan dan Palestina.11 Pembahasan Indonesia
dilakukan dalam laporan tersebut difokuskan pada pengawasan dan
perencanaan TPB dan HAM serta pembahasan mengenai HAM dan bisnis
dikaitkan dengan TPB.12
2.
Indonesia
2.1.
Pendahuluan
Komnas HAM merupakan salah satu institusi HAM yang terlibat dalam
survei di tahun 2020 mengenai TPB.13 Dalam survei tersebut, Komnas HAM
telah menyampaikan kegiatan terkait dengan TPB, antara lain pembentukan
Tim Sustainable Development Goals Komnas HAM oleh Sidang Paripurna serta
kolaborasi dengan berbagai pihak di dalam maupun luar negeri.14
Permasalahan yang dihadapi oleh Komnas HAM dalam menjalani kegiatan TPB
adalah ketersediaan anggaran untuk menjalankan aktivitas TPB, jangka waktu
keterlibatan dalam TPB yang belum terlalu lama, dan kurangnya dilibatkan oleh
pemerintah dalam rencana implementasi TPB secara nasional.15
(1) Danish Institute for Human Rights dan Komnas HAM, “The Role of NHRIs in Monitoring
SDGs Achievements in their National Context” (n. 4); (2) Mimin Dwi Hartono, “The Role of
Komnas HAM in Monitoring and Advancing SDGs Achievement in Indonesia” (Presentasi
PowerPoint pada Webinar “The Role of NHRIs in Monitoring SDGs Achievements in their
National Context”) (22 November 2021); (3) Askat Azarbekov, “Sustainable Development Goals
in the Kyrgyz Republic: Challenges and Aspirations” (Presentasi PowerPoint pada Webinar “The
Role of NHRIs in Monitoring SDGs Achievements in their National Context”) (22 November
2021); (4) Heba Farid, “The Role of NHRIs in Monitoring SDG achievements in their national
context” (Presentasi PowerPoint pada Webinar “The Role of NHRIs in Monitoring SDGs
Achievements in their National Context”) (22 November 2021); dan (5) “Questions on SDG
related Experiences since January 2020”, survei yang dilakukan oleh Tim Peneliti, DIHR, dan
Komnas HAM, 22 November 2021.
10 Danish Institute for Human Rights, “Working with the 2030 Agenda to Promote Human Rights:
NHRI Initiatives in the Asia Pacific Region” (2020), 12.
11 Ibid.
12 Ibid., 12, 14, dan 19-20.
13 (1) Danish Institute for Human Rights dan Komnas HAM, “Summary of Respondents from
Asia-Pacific Region to the NHRI.EU SDG Survey” (n. 1), 1 dan 18; dan (2) Danish Institute for
Human Rights dan Komnas HAM, “NHRI Survey on SDGs” (n. 1).
14 (1) Ibid., Danish Institute for Human Rights dan Komnas HAM, “Summary of Respondents
from Asia-Pacific Region to the NHRI.EU SDG Survey” (n. 1), 18; dan (2) Ibid., Danish Institute
for Human Rights dan Komnas HAM, “NHRI Survey on SDGs”, (n. 1).
15 Ibid.
3
9