1. Pendahuluan Pada tahun 2020 Danish Institute for Human Rights (DIHR) bersama dengan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia Republik Indonesia (Komnas HAM) melakukan survei mengenai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) dan Hak Asasi Manusia (HAM) yang diikuti oleh 17 institusi HAM dari berbagai negara di Asia Pasifik yang tergabung dalam Asia Pacific Forum of National Human Rights Institutions.1 Pertanyaan yang diajukan antara lain mengenai kegiatan TPB apa yang telah mereka laksanakan, apa tantangannya, dan apa yang ingin mereka tingkatkan.2 Negara-negara yang berpartisipasi dalam survei tersebut adalah Australia, Bangladesh, India, Indonesia, Irak, Kirgistan, Korea Selatan, Maladewa, Malaysia, Mongolia, Nepal, Oman, Qatar, Selandia Baru, Sri Lanka, Thailand, dan Timor Leste.3 Dari aspek geografis, negara-negara tersebut terletak di Asia Tenggara (Indonesia, Thailand, Timor Leste, dan Malaysia), Asia Timur (Korea Selatan dan Mongolia), Asia Barat (Iraq, Oman, dan Qatar), Asia Tengah (Kirgistan), Asia Selatan (Bangladesh, India, Maladewa, Nepal, dan Sri Lanka), dan Benua Australia (Australia dan Selandia Baru). Laporan ini bertujuan untuk melengkapi survei tersebut, terutama dari negara-negara yang berpartisipasi dalam webinar “The Role of NHRIs in Monitoring SDGs Achievements in their National Context” yang diselenggarakan oleh DIHR dan Komnas HAM pada 22 November 2021.4 Negara-negara yang dijadikan pembahasan lebih lanjut pada laporan ini adalah Indonesia (Komnas HAM) dan Kirgistan (Institute of the Akyikatchy of the Kyrgyz Republic / Ombudsman Office of the Kyrgyz Republic). Terdapat satu negara tambahan yaitu Palestina (Independent Commission for Human Rights / ICHR). ICHR sendiri bukan merupakan peserta survei yang diadakan pada tahun 2020 oleh DIHR dan Komnas HAM, namun demikian ICHR dipilih karena kesediaannya untuk terlibat dalam penelitian ini selain memang ICHR memiliki pengalaman yang menarik untuk dijelaskan di dalam laporan ini. Diharapkan laporan ini dapat memberikan informasi baru yang bermanfaat bagi institusi HAM di Asia Pasifik. Pemilihan tiga negara yaitu Indonesia, Kirgistan, dan Palestina dilakukan berdasarkan tingkat kesiapan dan ketersediaan dari institusi HAM negaranegara tersebut. Komunikasi telah diinisiasi dengan negara-negara lainnya yang juga terlibat dalam survei yang diadakan pada tahun 2020. Negara-negara (1) “Our Members”, Asia Pacific Forum of National Human Rights Institutions, diakses tanggal 23 Oktober 2021, asiapacificforum.net; (2) Danish Institute for Human Rights dan Komnas HAM, “NHRI Survey on SDGs” (2020); dan (3) Danish Institute for Human Rights dan Komnas HAM, “Summary of Respondents from Asia-Pacific Region to the NHRI.EU SDG Survey” (2020). 2 (1) Ibid., Danish Institute for Human Rights dan Komnas HAM, “NHRI Survey on SDGs”; dan (2) Ibid., Danish Institute for Human Rights dan Komnas HAM, “Summary of Respondents from the Asia-Pacific Region to the NHRI.EU SDG Survey”. 3 Lihat catatan kaki nomor 1. 4 Danish Institute for Human Rights dan Komnas HAM, “The Role of NHRIs in Monitoring SDGs Achievements in their National Context”, YouTube video, diakses tanggal 9 Desember 2021, https://www.youtube.com/watch?v=v41YMZqv0rg. 1 1

Select target paragraph3