84 wilayah terkecil dengan memperhatikan pedekatan budaya. Selain itu juga dapat memanfaatkan aktor yang mempunyai akses menjangkau wilayah tersebut. Aparat juga harus dilibatkan dalam dialog penyelesaian konflik karena mereka juga dinilai memiliki potensi besar yang menyebabkan konflik. Untuk itu, harus dilakukan identifikasi wilayah yang dapat dijadikan sebagai pilot project dalam melakukan konsolidasi dan pihak-pihak yang dapat memiliki akses dalam rangka menjangkau wilayah-wilayah tersebut. • Pemantauan lapangan terkait kasus Kerusuhan dan Tragedi Kemanusiaan di Nduga, Kasus Dugaan Kekerasan dan Diskriminasi Ras dan Etnis terhadap Mahasiswa Papua di Surabaya, kasus kerusuhan Wamena (14 – 17 Oktober 2019) • Diskusi Publik terkait Perkembangan Papua Terkini dan Penyelesaian Konflik Papua di UGM tanggal 4 Oktober 2019 dengan menghadirkan Richard Chauvel, University of Melbourne, Peneliti PSKP Frans Agustinus Djalong, dan Komisioner Komnas HAM Amiruddin. Diskusi tersebut membahas permasalahan Papua yang hingga saat ini masih terkait dengan hambatan terhadap hak Gambar 3.13 berekspresi atau berpendapat masyarakat Papua. Apabila ada keinginan berpendapat, stigma referendum langsung disematkan. Terdapat dibeberapa permasalahan yang diidentifikasi terkait dengan kondisi Papua saat ini. Sudah terjadi sejumlah perubahan di Papua, tapi respon Pemerintah masih dianggap menggunakan metode lama dalam penanganannya. • Diskusi terkait draf Naskah Akademik Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi Papua dengan Universitas Cendrawasih (13 November 2019). • Penyusunan Kertas Posisi terkait usulan penyelesaian permasalahan Papua dalam Perspektif HAM. 8. Tim Bisnis dan HAM Keberadaan korporasi di Indonesia memiliki peran besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi sehingga mempengaruhi setiap aspek kehidupan masyarakat. Korporasi menciptakan lapangan pekerjaan, menghasilkan produk barang dan jasa, serta meningkatkan kesejahteraan bagi karyawan dan para pemegang saham. Namun di sisi lain keberadaan korporasi memiliki dampak yang merugikan masyarakat secara luas maupun individu. Pencemaran dan kerusakan Pertemuan membahas permasalahan Papua antara Koordinator Subkom Penegakan HAM Amiruddin dan Koordinator Subkom Pemajuan HAM Beka Ulung Hapsara dengan Kapolda Papua di Mapolda Papua www.ko mn a sh a m.g o .id

Select target paragraph3