Aljazair, dan Jepang Data tersebut menunjukkan bahwa jumlah negara yang memberikan rekomendasi supaya Indonesia melaksanakan RANHAM, dari tiga negara pada UPR 2012, enam (2017), dan sembilan (2022). Hal ini menunjukkan meningkatnya perhatian negara-negara anggota PBB atas pentingnya bagi Indonesia menjalankan RANHAM. Presiden telah menerbitkan Perpres No. 53 Tahun 2021 tentang RANHAM 2021-2025 yang berfokus pada empat kelompok rentan. Berdasarkan capaian pelaksanaan RANHAM caturwulan pertama 2022 pada 28 K/L mencapai rata-rata 88,75%; 32 pemprov 94,11%; 394 pemkab/pemkot 72,16%.14). 10. Stranas Lansia Indonesia mendapatkan dan/atau mendukung rekomendasi terkait pemenuhan Rencana Aksi Nasional Orang Lanjut Usia sejak sidang UPR siklus kedua pada 2012. Hal ini menunjukkan adanya rekomendasi yang berulang diterima dan didukung oleh Indonesia. Adapun negara yang memberikan rekomendasi adalah sebagai berikut: Siklus UPR Negara I (2008) II (2012) III (2017) Vietnam, Kamboja, dan Pakistan, Kolumbia, Belarus Filipina, Rumania, Hungaria, dan Maroko IV (2022) Arab Saudi, Bhutan, Kuba, Mesir, Bangladesh, Kazakhstan, Filipina, Aljazair, dan Jepang Data tersebut menunjukkan bahwa jumlah negara yang memberikan rekomendasi supaya Indonesia melaksanakan Rencana Aksi Naional Orang Lanjut Usia, dari tiga negara pada UPR 2012, enam (2017), dan sembilan (2022). Hal ini menunjukkan meningkatnya perhatian negara-negara anggota PBB atas pentingnya bagi Indonesia menjalankan Rencana Aksi Naional Orang Lanjut Usia. https://ntt.kemenkumham.go.id/berita-kanwil/berita-utama/10676-buka-forum-koordinasipelaksanaan-ranham-tahun-2021-2025-dirjen-ham-indonesia-konsisten-laksanakan-rencana-aksinasional-ham 14 38

Select target paragraph3