STANDAR NORMA DAN PENGATURAN NOMOR 4 TENTANG HAK ATAS KESEHATAN tujuan untuk mencapai hasil kesehatan yang optimal yang mengakui keterhubungan antara manusia, hewan, tumbuhan, dan lingkungan hidup. 6 7. Luasnya konsep pemenuhan hak atas kesehatan tidak hanya dipandang sebagai sebuah upaya sekali jalan yang dilakukan oleh satu institusi yang bergerak dalam bidang kesehatan semata, tetapi perlu dipandang sebagai sebuah rangkaian program berkelanjutan yang melibatkan pelbagai aktor dan faktor-faktor lain yang memengaruhi kesehatan. Walaupun jaminan hak atas kesehatan diatur dalam Pasal 28H Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 (“UUD NRI 1945”), namun dalam praktik pelaksanaannya, masih banyak hal yang terus perlu diperbaiki dan dikembangkan. 8. Kesehatan merupakan kunci atas perkembangan manusia. Kondisi lingkungan adalah faktor penting dalam menentukan kesehatan manusia. Secara global, kesehatan mengalami perbaikan dalam beberapa dekade belakangan, yang utamanya terlihat dalam cerminan perbaikan usia harapan hidup. 9. Kondisi atas lingkungan hidup yang baik dan sehat adalah prasyarat multak bagi terpenuhi dan terlindunginya hak atas kesehatan. Hal ini terutama berkaitan dengan semakin meningkatnya penyakit yang berasal dari hewan (zoonosis) yang disebabkan oleh semakin rusaknya daya dukung dan keseimbangan ekosistem, seperti laju perubahan lahan dan deforestasi yang menyebabkan hewan kehilangan habibat aslinya sehingga berbagai penyakit yang berasal dari hewan semakin mudah menular pada manusia. 10. Dampak kesehatan dapat bersifat langsung. Risiko paparan penyakit-penyakit yang baru, penyakit yang baru muncul pertama kali (emerging), dan penyakit yang muncul kembali (reemerging), meningkat dengan adanya globalisasi (misalnya, melalui pergerakan dan perdagangan), dinamika populasi (misalnya, migrasi dan penuaan), dan kemiskinan. Peningkatan resistensi terhadap antibiotika dan obat-obatan lainnya, dan pengabaian dalam mengatasi penyakit-penyakit tropis lainnya membawa keprihatinan bagi dunia maju maupun berkembang. Teknologi memainkan peranan penting dalam menyokong perbaikan masalah kesehatan. Teknologi membantu pemantauan spasial pola penyakit, memetakan, dan menganalisis pola penyakit secara geografis yang terlewatkan. 11. Diperlukan penelitian yang terus-menerus untuk mewujudkan kesehatan yang optimal. Penelitian yang benar akan membantu melindungi dan menyelamatkan nyawa generasi sekarang dan masa depan. 12. Penyakit infeksi, seperti pandemi Corona Virus Disease-2019 (Covid-19) yang muncul pertama kali pada 2019, merupakan kejadian berulang karena sifatnya yang tidak terduga. Covid-19 memunculkan dampak serius bagi masyarakat. Masyarakat mengalami rasa khawatir yang 6. Konsep One Health dicetuskan melalui pertemuan para ahli di Kanada pada tahun 2009. Pada tahun 1800-an, para ahli di dunia telah menyadari adanya kemiripan dalam proses penyakit pada hewan dan manusia, tetapi kedokteran hewan dan kedokteran manusia dipraktikkan secara terpisah sampai abad ke-20. Melalui pertemuan para ahli kesehatan di Kanada pada tahun 2009, lahirlah pemikiran konsep “One World, One Health” yang mendorong kolaborasi lintas disiplin dalam melahirkan kebijakan pembangunan terkait kesehatan manusia, hewan, dan lingkungan untuk mengatasi berbagai macam penyakit. 2

Select target paragraph3