B ab I I nkuiri Nasional S ebagai P endekatan Pelaksanaan Dengar Keterangan Umum 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. Sulawesi di Kota Palu pada 27—29 Agustus 2014, untuk 5 (lima) kasus. Sumatra di Kota Medan pada 10—12 September 2014, untuk 6 (enam) kasus. Kalimantan di Kota Pontianak pada 1—3 Oktober 2014, untuk 6 (enam) kasus. Jawa di Rangkasbitung pada 15 Oktober 2014, untuk 6 (enam) kasus. Maluku di Kota Ambon pada 29—31 Oktober 2014, untuk 6 (enam) kasus. Nusa Tenggara di Kota Mataram 12—14 November 2014, untuk 6 (enam) kasus. Papua di Kota Jayapura pada 26—28 November 2014, untuk 5 (lima) kasus. Pada tahap terakhir, DKU juga dilakukan di Jakarta untuk DKU tingkat nasional dan tematik tentang “Pencerabutan Akses dan Kehidupan Perempuan Adat” pada 16—17 Desember 2015. • Kampanye Publik 33. Selain kegiatan yang dilaksanakan untuk mendukung DKU juga diselenggarakan berbagai kegiatan bernilai pendidikan, yaitu kegiatan kampanye dan sosialisasi Inkuiri Nasional. Kegiatan kampanye, antara lain pencetakan brosur, newsletter, poster, dan baliho serta publikasi elektronik, salah satunya dengan membuat situs, www.inkuiriadat.org, yang dapat diakses masyarakat. Inkuiri Nasional juga membuat akun dalam media sosial facebook (www. facebook.com./grup/inkuriadat) dan media sosial twitter (@ inkuiriadat). Selain itu tim juga memproduksi beberapa video dokumenter, baik tentang Inkuiri Nasional Komnas HAM maupun tentang MHA. Dalam konteks Inkuiri Nasional upaya pembuatan sarana publikasi ini dapat dikategorikan sebagai upaya mengenalkan dan mengangkat tema yang kurang mendapat perhatian publik dan politik. 19

Select target paragraph3