6. dengan institusi hak asasi manusia nasional; Komnas HAM RI dalam perkembangannya kemu- dan dian merespons isu hak asasi manusia yang te- Memastikan institusi hak asasi manusia rus berdinamika di luar isu strategis yang telah dapat secara efektif melaksanakan fungsi dan ditetapkan dalam Rencana Strategis Komnas mandat mereka, termasuk dengan memasti- HAM RI 2020-2024. Isu-isu hak asasi manusia ini kan alokasi sumber daya yang memadai. kemudian dikategorikan sebagai emerging issues (isu kekinian) yang penetapannya diserahkan Penerapan kebijakan kerja jarak jauh dan hibrida sepenuhnya melalui mekanisme internal Komnas secara ad hoc sudah dapat dipastikan mengham- HAM RI. Dalam konteks ini pula, Komnas HAM RI bat efektivitas pelaksanaan 2 (dua) upaya funda- mencoba untuk turut andil merespons beberapa mental Komnas HAM RI dalam pemajuan dan kasus pelanggaran hak asasi manusia yang me- penegakan hak asasi manusia. Mekanisme kerja nonjol sepanjang tahun 2022, seperti kasus jarak jauh dan model kerja hibrida menjadi pili- kerangkeng manusia di rumah Bupati Lahat; kasus han metode dalam menjalani aktivitas, termasuk kekerasan aparat di Wadas, Kabupaten Purworejo; aktivisme hak asasi manusia. Pilihan metode ini kasus mutilasi di Papua yang melibatkan aparat tentu saja memiliki risiko, baik komisioner mau- militer; kasus tragedi Kanjuruhan, dan kasus pe- pun staf karena selain berpotensi terpapar page- nembakan Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutaba- bluk COVID-19 dalam menjalani aktivisme hak rat oleh Irjen Ferdy Sambo. Berdasarkan mandat asasi manusia sehari-hari. Selain itu, pendekatan pemantauan dan penyelidikan Komnas HAM RI, ini juga memiliki konsekuensi logis bagi Komnas penanganan kasus-kasus tersebut selain merupa- HAM RI untuk mengadopsi teknologi digital da- kan diskresi Komnas HAM RI untuk merespons lam menjalankan fungsi dan mandatnya. secara cepat kasus yang berdimensi publik atau mendapatkan perhatian publik. Penanganan be- Hal ini tidak terlepas dari adanya tantangan berapa kasus tersebut juga memiliki interseksi utama saat bekerja dari jarak jauh dan penera- dengan upaya realisasi isu prioritas Komnas HAM pan pendekatan model hibrida yakni semakin RI seperti tindakan represi oleh Negara, akses berkurangnya interaksi secara langsung antara terhadap keadilan. Lebih jauh dengan merujuk Komnas HAM RI dengan individu atau kelom- pada pemberitaan media massa, kiprah Komnas pok yang terlanggar hak-haknya. Padahal upa- HAM RI dalam menangani kasus-kasus tersebut ya mengidentifikasi pelanggaran hak asasi ma- mendapatkan atensi dan apresiasi dari publik. nusia membutuhkan interaksi secara langsung 18 sehingga pola-pola pelanggaran dan dampak Seiring dengan pemantauan dan penyelidikan pelanggaran hak dapat diidentifikasi berba- kasus-kasus hak asasi manusia yang menonjol sis pada bukti di lapangan. Pada sisi yang lain tersebut sebagai bagian dari fungsi penegakan, adopsi pendekatan ini juga sekaligus merupa- Komnas HAM RI juga tetap berupaya menjaga kan peluang menghasilkan inovasi dan strate- marwah kelembagaan melalui upaya pemajuan gi baru bagi Komnas HAM RI untuk memaknai hak asasi manusia. Pada tahun ini Komnas HAM pelaksanaan 2 (dua) fungsi pemajuan dan pe- RI menghasilkan sejumlah rumusan rekomen- negakan hak asasi manusia dengan memanfaat- dasi dalam rangka mereformasi kerangka ke- kan teknologi digital. Komnas HAM RI kini mulai bijakan yang dinilai berpotensi melanggar hak merambah penggunaan dan pemanfaatan tekno- asasi manusia dan kebebasan sipil warga Negara logi digital untuk mengefektifkan layanan dan melalui pengkajian dan penelitian atas sejumlah menjangkau publik secara lebih luas. isu-isu hak asasi manusia. Prinsip-Prinsip Paris Laporan Tahunan Komnas HAM RI 2022

Select target paragraph3