Komisi Nasional Hak Asasi Manusia Wakil Ketua Komnas HAM, Yosep Adi Prasetyo berdialog dengan Panglima Kodam XVII Cenderawasih Yosep Adi Prasetyo, lahir di Malang, 20 Juni 1959. Meraih gelar sarjana dari Fakultas Teknik Universitas Kristen Satya Wacana, Salatiga. Ia pernah menjabat Direktur Institut Studi Arus Informasi (ISAI) Jakarta. Sejak kuliah ia sudah dikenal sebagai aktivis kelompok studi dan kelompok diskusi di berbagai kota. Pada tahun 1987 bersama sejumlah dosen di Salatiga mendirikan Yayasan Gemi Nastiti (Geni) untuk membantu masyarakat akar rumput. Setelah sempat menjadi dosen di almamaternya, pada 1989 ia memilih menjadi peneliti di International NGO Forum on Indonesia (INGI). Selain berkecimpung di dunia akademisi dan pergerakan, ia juga lama berpengalaman di dunia jurnalistik sebagai wartawan, redaktur dan pelatih wartawan di sejumlah media. Awal kariernya sebagai jurnalis dimulai saat bergabung dengan salah satu media Kelompok Kompas Gramedia. Ia termasuk salah satu pendiri Aliansi Jurnalis Independen (AJI). Selain itu ia juga ikut mendirikan berbagai organisasi maupun lembaga seperti PBHI, PIPHAM, Tim Relawan Kemanusiaan, Solidaritas Nusa Bangsa (SNB), Yayasan Pro-Patria, Cinema Society, ELKASA, IMSS, dll. Pada 1995 menjadi anggota Dewan Pembina Lembaga Studi Advokasi Masyarakat (ELSAM). Berbagai kegiatan di kancah internasional pernah ia lakoni baik sebagai pembicara maupun menjadi konsultan. Ia ter­ masuk penulis produktif, karya tulisannya ter­ sebar di berbagai media massa. Puluhan buku telah ditulis dan dieditnya. Sejak Februari 2010, ia dipercaya memegang tugas sebagai Wakil Ketua I Komnas HAM hingga masa bakti 2012. Komnas HAM bertemu Alterina Hofan (Alter) di Rutan Pondok Bambu. Kasus ini menjadi perhatian serius Wakil Ketua Komnas HAM, Yosep Adi Prasetyo. Komisi Nasional Hak Asasi Manusia 13

Select target paragraph3