YOSEP ADI PRASETYO Wakil Ketua I Bidang Internal Pemikiran filsuf Perancis, Michael Foucoult barangkali jadi inspirasi tersendiri bagi Wakil Ketua Komnas HAM Yosep Adi Prasetyo. Fenomena “pinggiran” yang selama ini sering diabaikan banyak pihak justru menjadi perhatian seriusnya selama 2010. Pria yang akrab disapa Stanley ini setia dengan isu pinggiran, khususnya orang dengan masalah kejiwaan (ODMK) dan penderita kusta. “Mereka juga manusia dengan martabat dan derajat sama dengan yang lainnya,” katanya. Perjuangan membela kelompok rentan ODMK dan penderita kusta di tahun 2010 menuai hasil. Setidaknya, persoalan ODMK dan penderita kusta kini telah menjadi perhatian serius Kementerian Kesehatan setelah proses panjang yang dilakukan Komnas HAM . Stanley tak hanya menggarap isu pinggiran. Berbagai persoalan HAM juga turut ia tangani. Salah satunya terkait dugaan pelanggaran HAM yang terjadi di Puncak Jaya, Papua. Bentuk pelanggaran HAM yang terjadi di Puncak Jaya berupa tindak kekerasan oleh aparat militer terhadap penduduk sipil yang sempat terekam dalam video di youtube. Komnas HAM telah membentuk tim penyelidikan yang hasilnya terdapat indikasi pelanggaran HAM. Kasus ini menjadi perhatian serius dari Panglima TNI yang kemudian secara intens melakukan koordinasi dengan Komnas HAM. “Ini kerjasama pertama antara TNI dan Komnas HAM dalam mengusut pelanggaran HAM,” tuturnya. 12 laporan tahunan 2010 Upaya lain yang telah dilakukan yakni dengan mengadakan pertemuan antara Komnas HAM dengan Komando Pasukan Khusus (Kopassus). Pertemuan ini men­ dapatkan perhatian masyarakat internasional dengan digelarnya berbagai pelatihan HAM bagi Kopassus. “Kerjasama Komnas HAM dan Kopassus sangat positif sebagai sebuah lompatan besar bagi upaya penegakan dan pemajuan HAM di Indonesia,” papar Stanley. Sejak terpilih sebagai wakil Ketua I Bidang Internal 2010 beberapa langkah strategis telah dilakukan, salah satunya yakni penguatan 6 perwakilan Komnas HAM di daerah. Upaya lain yakni pelaksanaan UU No. 14/2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik pun di lingkungan kerja Komnas HAM. Hasilnya, Komnas HAM telah menunjuk seorang Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi untuk mendukung upaya keterbukaan informasi di Komnas HAM. Lantas, siapa sosok pria yang dikenal kritis ini?

Select target paragraph3