9 PENGANTAR PELATIHAN DASAR HAM VII K ATA P E N G A N TA R P endidikan HAM merupakan upaya penyadaran masyarakat akan hak – hak mereka. Pendidikan HAM berupaya untuk membangun dan membentuk pengetahuan, k e t e r a m p i l a n , s i k a p d a n p e r i l a k u yang sesuai dengan norma – norma dan prinsip – prinsip HAM. Dimulai dari pemberdayaan individu – memampukan individu – hingga akhirnya mengubah masyarakat. Oleh karena itu pendidikan HAM kerap disebut sebagai pendidikan transformatif yang mengubah masyarakat sehingga terjadi perubahan sosial. Perserikatan Bangsa – Bangsa pada 2012 mengeluarkan Deklarasi Pendidikan dan Pelatihan HAM yang menunjukkan peran penting pendidikan HAM dan aktor – aktor yang berperan dalam mewujudkannnya. Bahkan PBB memiliki agenda khusus terkait pendidikan HAM yaitu, adanya Satu Dekade Pendidikan HAM (UN Decade on Human Rights Education 1995 – 2004) yang dilanjutkan dengan Program Dunia untuk Pendidikan HAM (World Programe on Human Rights Education ) yang berlangsung sejak 2005 hingga kini. Koalisi Global untuk Pendidikan HAM yang merupakan koalisi masyarakat sipil termasuk para pendidik HAM (human rights educator) ditingkat internasional juga merumuskan program Human Rights Education 2020 (HRE 2020) yang bertujuan mendukung Agenda PBB Program Dunia untuk Pendidikan HAM. Pentingnya Pendidikan HAM disadari betul oleh berbagai elemen masyarakat terlebih lagi oleh institusi nasional seperti Komnas HAM. Para pegiat HAM termasuk mereka yang bekerja di Komnas HAM sejatinya memahami tujuan dan peran pendidikan HAM yang sejalan dengan mandat Komnas HAM untuk menciptakan situasi yang kondusif bagi terwujudnya HAM bagi semua. Komnas HAM dalam hal ini Subkomisi Pendidikan dan Penyuluhan melakukan kerja – kerja pendidikan HAM melalui berbagai bentuk program pendidikan seperti pelatihan, lokakarya dan berbagai bentuk penyuluhan lainnya. Dalam rangka mendukung kerja pendidikan dan penyuluhan HAM tersebut, Subkomisi Pendidikan dan Penyuluhan menerbitkan berbagai materi dan bahan bacaan bagi para pemangku kepentingan Komnas HAM. Salah satu upaya penyediaan bahan bacaan tersebut, Komnas HAM menerbitkan Manual Pelatihan Dasar HAM: Pegangan Partisipan yang merupakan bagian dari rujukan bagi Pelatihan Dasar HAM bersama dengan Manual Pelatihan Dasar HAM: Pegangan Fasilitator untuk menjadi rujukan bagi para human rights educator dalam menyelenggarakan pelatihan HAM. Kami berharap manual ini mampu memberikan kontribusi positif dalam upaya pemajuan HAM di Indonesia. Jakarta, November 2015 Koordinator Subkomisi Pendidikan dan Penyuluhan Komnas HAM Muhammad Nurkhoiron MANUAL PELATIHAN DASAR HAM : PEGANGAN PARTISIPAN - KOMNAS HAM 2015

اختر الفقرة المستهدفة3