Panduan Pelaksanaan untuk Rencana Aksi Regional tentang Pembela Hak Asasi Manusia
A. Tentang panduan ini
Materi ini menyediakan panduan langkah demi langkah untuk Lembaga Nasional Hak Asasi Manusia
(LNHAM) Anda dalam menerapkan rencana Aksi Regional APF tentang Pembela HAM (RAR).
Materi ini, serta kursus daring (online) yang menyertainya dalam Komunitas APF, bertujuan untuk mendukung
LNHAM Anda dalam menerapkan Rencana Aksi Regional di tingkat nasional.
B. Panduan ini untuk siapa?
Panduan ini ditujukan untuk pimpinan dan anggota LNHAM, termasuk Ombudsman, Komisioner, Pejabat
Eksekutif Senior (SEO), manajer senior, serta staf yang akan terlibat dalam upaya memajukan dan melindungi
hak-hak pembela hak asasi manusia (PHAM).
C. Cara menggunakan panduan ini
Anda dapat menggunakan panduan ini sebagai pembelajaran individu kapan pun Anda inginkan, atau
bersama rekan saat memulai proses untuk menyertakan fokus tentang PHAM ke dalam pekerjaan Anda.
Kursus daring yang menyertainya juga tersedia untuk staf LNHAM untuk diikuti di Komunitas APF.
D. Rencana Aksi Regional APF tentang Pembela Hak Asasi Manusia (RAR)
Rencana Aksi Regional tentang Pembela Hak Asasi Manusia (RAR) menetapkan agenda aksi atas nama APF
dan anggotanya untuk memperjuangkan hak-hak PHAM di tingkat wilayah. RAR juga mewujudkan komitmen
utama APF dan anggotanya berdasarkan Deklarasi Marrakesh 2018,1 yang membentuk kerangka kerja
aksi global oleh LNHAM untuk mendukung hak-hak PHAM.
Sejak awal terjadinya pandemi COVID-19, PHAM telah menghadapi peningkatan ancaman terhadap
keamanan, kesejahteraan, dan kemampuan mereka untuk secara terbuka memprotes pelanggaran terhadap
hak-hak mereka. Pengerdilan ruang kebebasan sipil di seluruh wilayah dan dampaknya pada kemampuan
PHAM untuk bekerja dengan aman, menuntut respons yang kolektif dan sistematis dari segi advokasi,
kemitraan strategis, dan pengembangan program dari LNHAM dan mitra Anda.
RAR menyoroti peningkatan risiko yang dihadapi Perempuan Pembela HAM (PPHAM) dan mencakup
keterlibatan untuk memfokuskan dukungan untuk pembela HAM di bidang penting yang utama, seperti
bisnis dan HAM; hak disabilitas; hak terkait Orientasi Seksual, Identitas dan Ekspresi Gender, serta
Karakteristik Seksual (SOGIESC); dan hak atas lingkungan yang aman dan sehat. Yang terpenting, RAR
mengakui peran penting LNHAM dalam melindungi PHAM dan sebagai PHAM itu sendiri.
RAR memuat serangkaian aksi regional dan nasional yang akan diterapkan oleh APF dan LNHAM
anggotanya paling lambat pada tahun 2025 untuk meningkatkan respek terhadap hak-hak pembela HAM di
Asia Pasifik.
1
6
https://ganhri.org/wp-content/uploads/2019/11/Marrakech-Declaration_ENG_-12102018-FINAL.pdf