belajar secara efektif. Dengan begitu, keganjilan tingkah laku yang ditunjukkan oleh beberapa orang akan ditangani oleh peserta lainnya yang terganggu oleh keganjilannya. Keganjilan itu biasanya akan mereda dengan sendirinya. Tangani masalah ini dengan memberikan umpan balik. 5.5 Tahap Perkembangan Kelompok Fasilitator perlu memperhatikan tahap perkembangan kelompok belajar sebelum mencoba berbagai metode yang dapat digunakan dalam pelatihan partisipatif. Pilihlah materi dan metode yang sesuai dengan tahap perkembangan kelompok. Setiap kelompok pelatihan adalah kelompok yang menjalani proses perkembangan dari tahap pembentukan, tahap gejolak, tahap peredaan, dan tahap pematangan. Tahap Pembentukan Tahap pembentukan memerlukan perhatian khusus, terlebih jika peserta pelatihan belum saling berjumpa dan saling kenal. Pada tahap awal ini peserta belum sempat berorientasi dan fasilitator tidak tahu apa yang diharapkan oleh mereka. Karena itu, peserta membutuhkan panduan yang jelas. Fasilitator jangan terburu-buru menggunakan metode yang menghadapkan para peserta pada pilihan yang sulit/terlalu banyak. Peserta akan senang bila fasilitator mengatakan apa yang mesti mereka perbuat. Permudah proses ini dengan memberikan informasi yang jelas tentang pelatihan, tujuan pelatihan, jadwal, metode pelatihan, dan aturan main. Berikan panduan singkat dan jelas. Doronglah peserta perlahan-lahan untuk terlibat dalam kegiatan, tanpa membuat mereka terbebani oleh banyaknya tugas. Pematangan Peredaan Pembentukan Gejolak Manual Pelatihan Dasar HAM: PEGANGAN FASILITATOR 17

اختر الفقرة المستهدفة3