Bagian I Mengelola Pelatihan Partisipatif
Peran fasilitator pada fase ini adalah:
a. Mendaftar jawaban peserta;
b. Memperjelas jawaban yang kabur;
c. Melengkapi jawaban yang belum lengkap (caranya dapat dengan mengajukan
pertanyaan pengumpan);
d. Menanggapi jawaban yang tidak tepat/keliru;
e. Menggali cara-cara memanfaatkan pengetahuan yang didapat dalam situasi nyata;
f. Meringkas dan membuat kesimpulan.
4. Mengelola Umpan Balik
Keterampilan ini diperlukan agar para peserta mengenali kebutuhannya. Umpan balik
dalam proses belajar partisipatif adalah dengan memberikan informasi (keterangan, kesan,
penilaian, pendapat, atau saran) mengenai hal-hal yang disampaikan oleh para peserta.
Ada tiga hal yang dapat dilakukan:
1. Menawarkan informasi
Komentar fasilitator hendaknya diberikan sebagai suatu informasi, bukan sebagai
“penghakiman” (judgement). Informasi harus obyektif dan bebas nilai, baik untuk
umpan balik yang positif maupun negatif.
2.
Berhubungan dengan aspek tampilan
Mengomentari proses latihan yang dilakukan oleh peserta, fasilitator hendaknya
menghadirkan sebanyak mungkin fakta yang berkaitan dengan tampilan. Sampaikan
informasi dengan formula, “Ketika saudara melakukan... Saya pikir....”
3.
Membantu penerima umpan balik untuk memperbaiki tampilan
Pada dasarnya, komentar fasilitator bertujuan untuk membantu para peserta
memperbaiki tampilannya. Buatlah agar si penerima umpan balik mengetahui yang
terbaik dari tampilannya, sehingga ia akan mengulanginya pada kesempatan yang lain.
Sampaikan pula yang buruk, sehingga ia dapat menghindarinya dan tawarkan saran
konstruktif yang mungkin dapat dilakukan. Lakukan proses umpan balik segera setelah
peserta mempelajari atau mempraktikkan suatu keterampilan.
Proses umpan balik ini pun dapat dilakukan di antara peserta sendiri. Tiga formula tersebut dapat digunakan sebagai acuan, sekaligus aturan, dalam proses umpan balik di antara
sesama peserta. Perkenalkan dulu acuan dan aturan tersebut sebelum proses umpan balik
di antara para peserta dilakukan dan fasilitator harus memastikan bahwa aturan tersebut
ditegakkan.
5. Menghadapi Peserta Pelatihan
Dalam pelatihan, fasilitator berhadapan dengan beragam karakter manusia dan hendaknya
dapat membangun iklim emosional secara efektif dan kondusif. Tugas fasilitator adalah
14
Manual Pelatihan Dasar HAM: PEGANGAN FASILITATOR