KATA PENGANTAR Sebagaimana dimandatkan dalam Undang-Undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia, Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) bertujuan untuk mendorong terwujudnya situasi yang kondusif bagi pelaksanaan HAM, serta meningkatkan perlindungan dan penegakan hak asasi manusia (HAM) bagi setiap warga negara supaya mampu berpartisipasi dalam berbagai bidang kehidupan, Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) menjadi instrumen yang sangat strategis untuk mendukung pencapaian mandat tersebut. Sejalan dengan tujuan tersebut, salah satu peran institusi nasional hak asasi manusia (National Human Rights Institution/NHRI) dalam pencapaian TPB adalah mengawasi pelaksanaan SDG pada konteks nasionalnya. Pentingnya antar institusi HAM saling berbagi pengalaman mengenai TPB adalah demi mendapatkan hal baru yang sebelumnya tidak pernah dipikirkan oleh suatu institusi HAM, menyelesaikan persoalan yang ada yang juga dimiliki oleh institusi HAM lain, serta memperkuat solidaritas institusi HAM dalam mencari penyelesaian persoalannya secara bersama terhadap beberapa persoalan yang umumnya memiliki karakter yang serupa. Sebagai bentuk komitmen untuk mendukung pencapaian TPB di tingkat nasional dan regional Asia Pasifik, Komnas HAM berkomitmen menjadi Koordinator Institusi Nasional HAM seAsia Pasifik dalam Kelompok Kerja SDGs dalam GANHRI (Global Alliance of Human Rights Institutions). Salah satu kegiatan yang dikembangkan Komnas HAM dalam menjalankan tugas sebagai Koordinator seAsia Pasifik adalah penyelenggaraan survei mengenai inisiatif NHRI di Wilayah Asia Pasifik dalam isu SDGs bersama DIHR. Survei mengenai TPB dan HAM tersebut diikuti oleh 17 institusi HAM dari berbagai negara di Asia Pasifik yang tergabung dalam GANHRI dan Asia Pacific Forum of National Human Rights Institutions. Sebagai tindak lanjut, Komnas HAM dan DIHR melakukan pendalaman ditiga negara melalui penelitian dengan judul: “Praktik dan Pengalaman NHRI di Indonesia, Kirgistan, dan Palestina dalam Mendorong Pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan.” Penelitian yang didukung oleh DIHR ini bertujuan untuk melengkapi survei tersebut, terutama dari negara-negara yang berpartisipasi dalam webinar “The Role of NHRIs in Monitoring SDG Achievements in Their National Context” yang diselenggarakan oleh DIHR dan Komnas HAM pada 22 November 2021. Komnas HAM mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada para peneliti yang terlibat dalam tim penelitian yang dikoordinir oleh Handa S. Abidin dan Bayu Imantoro, yang terdiri atas Ulya Yasmine Prisandani dan Fidela Gracia, serta jajaran Komnas HAM yang terlibat dalam riset ini, yaitu Mimin Dwi Hartono, Sri Nur Fathya, Rebeca Amelia Susanto, Nur Afifa Fauzia dan Zsabrina Marschsya Ayunda. Komnas HAM mengucapkan terima kasih pula kepada DIHR atas dukungannya dalam riset vii

اختر الفقرة المستهدفة3